Pages

Friday, November 30, 2012

Khasiat Bawang Putih Obat Darah Tinggi

Khasiat bawang putih dapat mengobati darah tinggi dan kolesterol


Bawang Putih Efektif Sembuhkan Darah Tinggi

Manfaat bawang putih diantaranya dapat mengatasi darah tinggi, kencing manis, kangker, influenza, asma, cacingan, gatal-gatal, batuk, letih. Memang tak sekedar penambah aroma dan rasa masakan untuk membangkitka selera. Keberadaannya dimanfaatkan sebagai panasea berbagai penyakit. Itu sudah diketahui sejak berabad-abad silam. Sebuah papyrus di Meair bertarikh 1500 SM ditemukan berisi 22 khasiat Allium sativum untuk mengobati penyakit. Tak heran Raja Tutankhamun dari Mesir memanfaatkannya untuk stamina dan mencegah penyakit.

Di Roma dan Yunani umbi bawang digunakan sebagai obat lepra dan asma. Sedangkan orang Libanon memanfaatkannya untuk diet. Pada tahun 1858, Louis Pateur ahli mikrobiologi menggunakan kerabat bunga lili itu sebagai desinfektan pembersih luka terbuka serta mencegah gangrene.

Antikolesterol

Khasiat bawang putih dibuktikan secara ilmiah oleh Divisi Kradiologi, California University dan Western Medical Center, Amerika Serikat. Mereka menguji 40 pasien hiperkolesterol berusia 40-75 tahun. Empat minggu sebelumnya seluruh pasien diberikan plasebo, tablet berisi serat biasa sebagai pembanding. Setelah itu mereka diberi asupan ekstrak bawang putih selama 4 minggu dengan disis suplemen yang biasa dikonsumsi pasien.

Hasil penelitian menunjukan herbal berbahan bawang putih menurunkan 11% kolesterol, 10% LDL, 34% trigliserida, dan tanpa efek apapun terhadap nilai HDL. Sedangkan plasebo hanya berefek menurunkan LDL dan trigliserida pada 10 pasien.

“bawang putih memiliki zat antipenggumpal darah, sehingga ia berkhasiat antikolesterol”, kata dr Danny Kasim, ahli nutrisi di Jakarta. Hal itu sejalan dengan penelitian Dr Yongxiang Zhang dari University of Tokyo, Jepang. Hasil penelitiannya, bawang putih membantu menurunkan kadar kolesterol karena memiliki ajoene, zat antikolesterol untuk mencegah penggumpalan darah.

Dr Yun-Yan Yeh, ahli nutrisi Penn State University, Kalifornia menyebut tiga grup sulfur pada senyawa bawang putih menghambat 40-60% produksi kolesterol hati tikus yaitu S-ally cysteine, S-ethyl-cysteine dan S-propyl cyteine. Penelitian itu dilanjutkan Yeh pada manusia. Hasilnya menunjukkan penurunan 7% kolesterol darah dan 12% LDL setelah mengkonsumsi kapsul berbahan bawang putih selama 5 bulan.

Banyak khasiat

Bawang putih efektif sembuhkan darah tinggi”, kata  dr Setiawan dalimartha, dokter selagus herbalis di Jajarta. Konsumsi 2 siung bawang putih dipotong halus setiap pagi dan sore selama 2 minggu dapat menurunkan darah tinggi menjadi normal. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya itu, manfaat diperoleh karena kandungan asam amino alisin. Alisin bersifat antioksidan penyerap lemak.

Selain penyakit kolesterol tinggi dan hipertensi, peneliti pada Universiti of Texas dan Anderson Cancer Center, Houston, Amerika Serikat mengungkap bahwa kandungan S-allyl cysteine dan dialyl sulfide menghambat 36% kerusakan usus. Diallyl sulfide diklaim sebagai salahsatu penghadang tumor terbaik.

Mereka juga mengungkap bawang putih merangsang poliferasi limfosit yang meningkatkan 25% sel darah putih penanggung jawab system kekebalan. Menurut dr Denny Kasim manfaat bawang putih optimal jika konsumsinya ditunjang dengan menghindari beberapa factor pemicu lain. Konsumsi lemak, pedas, kuning telur, dan gula mesti dibatasi. Sedangkan sayuran dan buah segar diperbanyak. Tak kettinggalan istirahat cukup dan olahraga teratur agar terhindar dari berbagai penyakit.

Cara meramu bawang putih untuk obat

  • Untuk mengobati hipertensi (darah tinggi): cara meramunya, tiga siung bawang putih ditumbuk halus, kemudian hasil tumbukan diperas dan disaring. Air hasil saringan bisa langsung diminum, untuk mendapatkan hasil, lakukan secara ter atur setiap hari.
  • Untuk mengobati asma, batuk, dan masuk angin:  sediakan tiga siung bawang putih, kemudian satu sendok makan madu, dan gula batu secukupnya. cara meramunya, haluskan bawang putih, sesudah halus campurkan bawang dengan bahan yang lainnya dan aduk sampai merata, kalau sudah cukup merata peras menggunakan saringan. Air hasil saringan lebih baik diminum setiap pagi.
  • Untuk obat cacingan, caranya, bawang mentah yang sudah dikupas dan dicuci bisa lagsung dimakan, 2 atau 3 siung.
  • Utuk mengobati luka gigitan serangga, caranya, umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian campurkan sendawa (KNO3) dan garam sampai rata. Selanjutnya campuran tersebut dioleskan pada bagian tubuh yang luka.

Thursday, November 29, 2012

PERANAN MEDIA PENYULUHAN PERIKANAN




Penyuluh Perikanan.com._Pada postingan sebelumnya telah kita jelaskan tentang pengertian Media Penyuluhan perikanan, dan kita juga tahu bahwa  perkembangan dan Kemajuan teknologi perikanan saat ini telah dirasakan begitu semakin pesat, hal ini juga dapat kita rasakan bersama. Kemajuan Perkembangan Teknologi yang merupakan Tuntutan untuk meningkatkan kualitas produksi memang tidak dapat dibiarkan begitu saja. Pengaruh berbagai Tehnologi dan informasi yang berkaitan dengan hal-hal tersebut juga perlu disalurkan dengan cepat dari sumber pesan kepada sasaran, yakni pelaku utama, Pelaku usaha dan keluarganya serta masyarakat perikanan lainnya. Oleh karena itu peranan media penyuluhan perikanan benar-benar sangat penting dan selalu dibutuhkan sebagai penyalur pesan terbaik kepada sasaran, apakah itu berupa informasi maupun Teknologi baru dibidang Perikanan.


Peranan dan penggunaan media penyuluhan perikanan terhadap pelaku utama dan pelaku usaha dimaksudkan untuk dapat meningkatkan interaksi dengan lingkungan sehingga proses pembelajaran melalui kegiatan penyuluhan dapat  berjalan terus walaupun tidak berhadapan langsung dengan sumber komunikasi. Peranan media penyuluhan perikanan dapat ditinjau dari beberapa segi yakni antara lain adalah sebagai berikut:

1. Peranan media penyuluhanperikanan sebagai saluran komunikasi (channel) dalam kegiatan penyuluhan perikanan.
Menyalurkan pesan/informasi dari sumber/komunikator kepada sasaran yakni pelaku utama dan keluarganya sehingga sasaran dapat menerapkan pesan dengan kebutuhannya.
Menyalurkan "Feed back"/ Umpan balik dari sasaran/komunikan kepada sumber/komuniukator sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan/ pengembangan dalam penerapan tehnologi selanjutnya.
Menyebarluaskan pesan informasi kemasyarakat dalam jangkauan yang luas, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.
Memungkinkan pelaksanaan penyuluhan perikanan secara teratur dan sistimatik.

2. Peranan media penyuluhanperikanan sebagai Media Belajar dalam kegiatan penyuluhan perikanan.
Pada tahap awal perananpenyuluh perikanan sangat dominan dalam kegiatan belajar pelaku utama, lama kelamaan berubah pelaku utama menjadi lebih dinamis mulai banyak belajar, melalui pengalaman. Melalui interaksi dengan lingkungannya dan memanfaatkan media penyuluhan perikanan. Sekarang penyuluh perikanan berperan sebagai mitra kerja pelaku utama, mendampingi dan membantu pelaku utama dalam memecahkan masalah yang dihadapi dilapangan bersama dengan pelaku utama lainnya melalui kegiatan kelompok tani.

Peranan media penyuluhan perikanan sebagai media belajar dalam kegiatan penyuluhan perikanan sebagai berikut :
a. Memberi pengalaman belajar yang integral dari kongkrit ke abstrak. 

Pelaku utama belajar dimulai dari situasi nyata dilapangan melalui pengalam langsung sebagai contoh saja misalnya, Melalkukan kegiatan Perbaikan alat tangkap Mesin Perikanan, maka kegiatan yang berhubungan dengan perbaikan meliputi perawatan dan seterusnya sehingga akan terkait, mulai dari cara pembongkaran, penggantian elemen pemasangan kembali sampai mesin bagus normal dan yakin akan keamanan dan kenyamanan. Bisa juga dengan contoh-contoh lainnya seperti Pembuatan kakaban untuk tempat menempelnya telur ikan dalam pemijahan ikan mas. Pelaku utama secara berkelompok belajar membuat kakaban yang baik, rapih dan bersih sesuai dengan aturan budidaya. Cara belajar tersebut disebut cara belajar Lewat pengalaman (CBLP). Hasil pengamatan dicatat oleh pelaku utama, kemudian didiskusikan bersama secara priodik.

Selanjutnya pelaku utamabelajar melalui berbagai media penyuluhan perikanan lainnya antara lain: spesimen, poster, leaflet, folder, gambar, slide, flm dan sebagainya. Materi pelajaran tidak terbatas pada hama/penyakit saja tetapi berkembang dengan materi yang terkait seperti Tehnik pemijahan, tehnik pembesaran ikan, cara mencegah hama dan penyakita pada budidaya, musuh alami, pemupukan kolam, fisiologi berbagai jenis diperairan atau tanaman dan sebagainya sampai panen, artinya bahwa kegiatan Penyuluhan selalu berkaitan dan materipun disesuaikan dengan kebutuhan yang ada pada sasaran.

Dengan demikian memberi pengalaman yang luas dan terpadu. Pengalaman-pengalaman yang diperoleh dan kongkrit kearah abstrak penyuluh perikanan sebagai mitra pelaku utama berfungsi untuk membantu/membimbing proses belajar atau pembelajaran dalam Usahanya sehingga dapat berhasil dengan baik, bagus dan sempurna.

b. Memungkinkan proses belajar dapat berlangsung secara terus menerus dan berkelanjutan.
Teknologi selalu berubah dan berkembang, Oleh karena itu media penyuluhan perikanan harus selalu menyalurkan pesan/informasi yang mutakhir. Siaran pedesaan misalnya adalah media penyuluhan perikanan yang harus selalu siap menyalurkan perkembangan tehnologi yang mutakhir tersebut.

c. Memungkinkan proses belajar secara mandiri.
Tersedianya berbagai macam media penyuluhan perikanan seperti: brosur, kaset rekaman, folder, leaflet, lembaran informasi perikanan (Liptan) dan lain-lain, memungkinkan untuk terjadinya proses belajar secara mandiri.
 Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara sang pembawa pesan dengan sang Penerima (sasaran) sehingga apa yang disampaikan akan lebih efektif dan efisien. 

Tetapi secara lebh khusus ada beberapa manfaat media Penyuluhan dalam proses pembelajaran yaitu :

  1. Penyampaian materi penyuluhan dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan sasaran.
  2. Proses Penyampaian pesan dalam Kegiatan Penyuluhan menjadi lebih jelas dan menarik
  3. Proses Penyampaian pesan / Informasi teknologi/pembelajaran menjadi lebih interaktif,Efisiensi dalam waktu dan tenaga, Meningkatkan kualitas hasil yang disampaikan
  4. Media memungkinkan proses kegiatam penyuluhan dapat dilakukan dimana saja. kapan saja,dan untuk siapa saja.
  5. Media dapat menumbuhkan sikap positif sasaran terhadap pesan yang berupa materi, informasi teknologi, dan proses belajar dalam berusaha dibidang Pengetahuan, ketrampilan maupun Sikap.
  6. Merubah peran seorang Penyuluh ke arah yang lebih positif dan produktif, Juga masih banyak manfaat-manfaat lainnya yang belum sempat ditulis di sini.


Fungsi media dalam penyuluhanPerikanan, khususnya media visual,yaitu sebagai: fungsi atensi, fungsi afektif, fungsi kognitif, dan fungsi kompensatoris. Media penyuluhan Perikanan juga diharapkan dapat memenuhi tiga fungsi utama apabila media itu digunakan untuk perorangan, kelompok, atau Umum misalnya kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu:
(1)    Memotivasi minat atau tindakan,
(2)    Menyajikan informasi dan
(3)    Memberi instruksi.”

Pemakaian media dalam proses kegiatan Penyuluhan dilakun dengan  tujuan agar dapat membangkitkan keinginan yang baru guna menimbulkan Minat, yakni untuk mencoba mengetrapkan, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan Penyuluhan, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap sasaran sehingga dapat merubah dirinya untuk meningkatkan Pengetahuan ketrampilan dan sikap.

Jadi Peranan Media PenyuluhanPerikanan sangatlah penting dan diperlukan agar pelaksanaan Kegiatan dapat dilaksankan secara konsisten,berkesinambungan dan teratur namun memenuhi target sesuai dengan kebutuhan sasaran yang dapat dilaksanakan dengan prinsip siap untuk melaksanakannya dengan waktunya kapan saja, dimana saja, dan untuk siapa saja.


Demikian semoga bermanfaat

Sumber Referensi:
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan
Pusat Pengembangan Penyuluhan Perikanan

Wednesday, November 28, 2012

Cara Mengubah Aura negatip Menjadi Aura


Dalam kehidupan yg kita jalani, manusia pasti memiliki  suatu permasalahan, hanya tingkatan permasalahan itu sendiri yang berbeda, ada yang besar dan ada pula yg kecil. Tingkatan masalah yang dialami manusia itu juga bermacam-macam bahkan tidak sama antara saya anda dan juga mereka.
Dan masalah yang timbul memang banyak  sekali sehingga terkadang sulit untuk mengatasinya.

Sebenarnya masalah yang ada dalam setiap manusia umumnya disebabkan oleh dua faktor yaitu Faktor internal dan Faktor eksternal.


1. Faktor internal yaitu faktor yang terjadi dan berpengaruh didalam diri kita sendiri, seperti "Aura" tubuh. Sahabat,...? Sebagai manusia kita sadar ketika seseorang mengalami kesedihan yang didramatisir, maka kesedihan itu akan terpancar ke dalam sebuah tindakan yang tercermin kesehariannya, dan biasanya orang yg sedang bermasalah mudah tersinggung, gampang marah, Dari semua gerak-gerik tubuh yang seperti ini, akan mendapatkan respons dari orang yang melihatpun  dapat  membuat orang lain memandang sebagai respons yang negatif.

2. faktor eksternal,yaitu hal-hal yang biasanya terjadi di luar diri kita, seperti akibat Pengaruh kondisi psikologis yang disebabkan dari orang lain, Akibat kondisi cuaca yg kurang baik, juga bisa saja terjadi Akibat sistim perekonomianm dan lain sebagainya.

Yang dilakukan untuk mengubah aura negatif menjadi positif:
  1. Ubah makna dari sudut pandang kejadian. Dari makna negatif menjadi makna yang lebih bermanfaat.
  2. Mensyukuri apa yang dimiliki.
  3. Memperbanyak gerakan tubuh/olahraga untuk memperlancar aliran darah.
  4. Sering-seringlah tersenyum bahagia.
  5. Belajar untuk memahami kesulitan orang lain untuk mengasah empati dan meningkatkan rasa syukur.
  6. Tidak menutup diri ketika menghadapi masalah yang pelik, sebaiknya diskusikan dengan orang yang dipercaya.
  7. Fokus pada perbaikan diri.
  8. Mendekatkan diri pada Tuhan.
"Tidak ada jalan yang terbaik dalam menghadapi kesulitan hidup selain tetap berpikir dan bertindak positif dalam menghadapinya. Bukan dengan cara menyalahkan hal di luar tubuh, melainkan memperbaiki apa yang terjadi pada diri kita."



Sumber: Firman Erry Probo, andriewongso
http://www.fiqhislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=58396:aura-kehidupan&catid=133:motivasi-a-karir&Itemid=429


Mengenal Media Penyuluhan Perikanan



Penyuluh Perikanan._Seperti yang pernah dijelaskan sebelumnya, bahwa Penyuluhan perikanan adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumberdaya lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraannya, serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup. Didalam pelaksanaan sistim PenyuluhanPerikanan, Media penyuluhan perikanan merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses pembelajaran bagi pelaku utama dan pelaku usaha. Untuk mempermudah dalam penyampaian pesan sehingga dapat terlaksana dengan baik dan efektif, sesuai dengan sasaran Penyuluhan. Penyajian media yang menarik akan membantu mengkomunikasikan informasi penyuluhan kepada sasaran. Media yang baik harus sesuai dengan kondisi sasaran, yang harus disesuaikan dengan situasi, kondisi, waktu, ketersediaan biaya dan sumberdaya pendukung serta perubahan lingkungan strategis.


Pengertian Media dalam penyuluhan perikanan
Istilah media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari medium. Secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Pengertian umumnya adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Media menurut AECT adalah segala sesuatu yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan, sedangkan gagne mengartikan media sebagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang mereka untuk belajar. Beragamnya media memiliki karakteristik yang berbeda pula. Karena itu untuk setiap tujuan yang berbeda diperlukan media yang berbeda pula. Dalam kaitannya dengan penyelenggaraan penyuluhan ataupun pelajaran tadi sangat penting sebagai saluran, penyampaian pesan.
Media penyuluhan perikanandapat diartikan sebagai segala bentuk benda yang berisi pesan atau informasi yang dapat membantu kegiatan penyuluhan perikanan. Media penyuluhan perikanan berguna untuk mengefektfkan komunikasi antara sumber informasi dan penerima informasi. Dalam penyuluhan perikanan penyampaian informasi dengna kata-kata tidak selalu dapat dimengerti, diperlukan media untuk membantunya. Media penyuluhan perikanan disebut juga sebagai alat bantu penyuluhan perikanan yang dapat dilihat, didengar, diraba, dirasa dan dicium dengan maksud untuk mempelancar komunikasi. 
 
Manfaat Media Pembelajaran
Kemajuan teknologi perikanan saat ini semakin pesat, baik tehnologi produksi maupun tehnologi sosial ekonomi, Persaingan dalam berusaha dibidang perikanan semakin meningkat pula. Tuntutan untuk meningkatkan kualitas produksi tidak dapat ditawar-tawar lagi. Tehnologi dan informasi yang berkaitan dengan hal-hal tersebut perlu disalurkan dengan cepat dari sumber pesan kepada sasaran, yakni pelaku utama dan keluarganya serta masyarakat perikanan lainnya. Oleh karena itu peranan mediapenyuluhan perikanan semakin penting. Disamping itu juga bahwa kegiatan penyuluhan perikanan berhadapan dengan keterbatasan-keterbatasan antara lain keterbatasan jumlah penyuluh, keterbatasan dipihak sasaran,misalnya tingkat pendidikan formal pelaku utama yang sangat bervariasi, keterbatasan sarana dan waktu belajar bagi pelaku utama. Untuk itu perlu diimbangi dengan meningkatkan peranan dan penggunaan media penyuluhanperikanan. Melalui media Penyuluhan Perikanan pelaku utama dapat meningkatkan interaksi dengan lingkungan sehingga proses belajar berjalan terus walaupun tidak berhadapan langsung dengan sumber komunikasi. Peranan media penyuluhanperikanan dapat ditinjau dari beberapa segi yakni dari proses komunikasi, segi proses belajar dan segi peragaan dalam proses komunikasi, segi proses belajar dan peragaan. Demikian  kiranya sebagai bahan pengetahuan buat kita dan menjadi sumber informasi. ( silahkan lihat untuk bersambung)...


Sekian dulu semoga bermanfaat


Sumber referensi:
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Pengembangan sumberdaya MKP
Pusat Pengemangan Penyuluhan Perikanan