Pages

Showing posts with label KONSERVASI. Show all posts
Showing posts with label KONSERVASI. Show all posts

Sunday, March 3, 2013

Mengapa Perlu Mencintai Terumbu Karang


Sahabatku semua, dalam postingan kita pada kesempatan ini saya ingin mengajak anda semua untuk mengenal dan mencintai Terumbu karang. Mengapa demikian, dengan kita mengenal dan mencintai saya berharap ekositim terumbu karang akan menjadi aman dan kita semua makhluk hidup akan selamat.
karena ekosistem terumbu karang juga sangat penting dan memiliki peranan dalam menyelamatkan kehidupan, walaupun itu sebenarnya dilaut.
Di samping peranannya yang penting, ekosistem terumbu karang  Indonesia dipercaya sedang mengalami tekanan berat dari kegiatan penangkapan ikan dengan mempergunakan racun dan bahan peledak. Selain itu penangkapan berlebihan sedimentasi dan pencemaran juga merupakan ancaman yang tak kalah beratnya. menurut beberapa sumber ,bahwa  Belakangan ini diperkirakan hamper 25 persen dari kehidupan di ekosistem terumbu karang telah mati, antara lain akibat dari peningkatan suhu mencapai sebesar 4ο C. Pada tahun 1994 LIPI mengadakan survei pada 371 buah station transek nasional dengan menggunakan prosedur standar pemantauan internasional. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi ekosistem terumbu karang Indonesia telah mengalami kerusakan yang sangat serius

Sahabatku semua, .....
Kita semua disini harus tahu bahwa Ekosistem terumbu karang merupakan gudang persediaan makanan dan bahan obat-obatan bagi manusia di masa kini maupun di masa mendatang. Selain itu keindahannya juga menjadi daya tarik yang bisa menjadi sumber devisa bagi negara melalui kegiatan pariwisata. Wisata bahari Indonesia tengah berkembang pesat dan ekosistem terumbu karang merupakan salah satu aset utamanya.

Kita juga Perlu mengetahui, bahwa Ekosistem terumbu karang ini merupakan tempat tinggal bagi ribuan binatang dan tumbuhan yang banyak diantaranya memiliki nilai ekonomi tinggi. Berbagai jenis binatang mencari makan dan berlindung di dalam ekosistem ini. Berjuta penduduk Indonesia bergantung sepenuhnya pada ekosistem terumbu karang sebagai sumber pencaharian. Jumlah produksi ikan, kerang dan kepiting dari ekosistem terumbu karang secara lestari di seluruh dunia dapat mencapai 9 juta ton atau sedikitnya 12% dari jumlah tangkapan perikanan dunia. Sumber perikanan yang ditopang oleh ekosistem terumbu karang ini sangat memiliki arti penting bagi masyarakat setempat yang pada umumnya masih memakai alat tangkap tradisional.

Selain nilai ekonominya, ekosistem terumbu karang juga merupakan laboratorium alam yang sangat unik untuk berbagai kegiatan penelitian yang dapat mengungkapkan penemuan yang berguna bagi kehidupan manusia. Beberapa jenis spongs, misalnya, merupakan binatang yang antara lain terdapat di ekosistem terumbu karang yang berpotensi mengandung bahan bioakif yang dapat dijadikan bahan obat-obatan antara lain untuk penyembuhan penyakit kanker. Selain itu binatang karang tertentu yang mengandung kalsium karbonat telah dipergunakan untuk pengobatan tulang rapuh. Fungsi lain dari ekosistem terumbu karang yang hidup di dekat pantai ialah memberikan perlindungan bagi berbagai properti yang ada di kawasan pesisir dari ancaman pengikisan oleh ombak dan arus.

Jadi Setelah kita mengenali, maka cintai dan periharalah terumbu karang kita, karena terumbu karang itu sendiri adalah:
  1. Terbentuk melalui suatu proses kehidupan yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk tumbuh berkembang sehingga menjadi seperti kondisi yang terlihat sekarang ini,
  2. Terumbu karang merupakan tempat tinggal, untuk berkembang biak dan mencari makan ribuan jenis hewan dan tumbuhan yang menjadi tumpuan kita,
  3. Indonesia memiliki ekosistem terumbu karang terluas di dunia (75.000 km2), tetapi hanya tinggal sedikit saja (6,20%) dalam kondisi yang masih sangat bagus,
  4. Sumber daya laut yang mempunyai potensi ekonomi yang sangat tinggi (untuk perikanan, pariwisata dan perlindungan daerah pesisir), apabila dalam kondisi yang sangat baik,
  5. labotorium alam yang sangat menunjang pendidikan dan penelitian dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan,
  6. Potensi di masa depan untuk sumber lapangan kerja masyarakat luas.

Itulah sebabnya kita perlu mencintai Terumbu Karang. Sekali lagi mari kita saling mengajak untuk bersama saling menjaga, memelihara dan melestarikannya.
Demikian sampai disini dulu semoga bermanfaat
Salam sukses buat anda dan sukses untuk semua

Sumber:

http://www.coremap.or.id/tentang_karang/

=====000=====








Saturday, March 2, 2013

Sistem Pemetaan Satelit Baru Bisa Selamatkan Terumbu Karang


Menurut Laporan yang disampaikan oleh kelompok organisasi lingkungan yang berjudul "Reefs at Risk Revisited" menyebutkan sistem pemetaan satelit yang baru bisa dimanfaatkan untuk mempelajari dunia terumbu karang.
Dunia terumbu karang makin terancam, sebagian besar disebabkan kegiatan manusia. Terancamnya terumbu karang ini dianggap sebagai akibat perubahan iklim yang mengancam organisme laut. Kelompok organisasi lingkungan menerbitkan sebuah laporan berjudul, "Reefs at Risk Revisited" mengenai hal itu. Laporan itu menyebutkan pemanfaatan sistem pemetaan satelit yang baru untuk mempelajari dunia terumbu karang.

Pimpinan  Lembaga Kelautan dan Atmosfir Amerika (National Oceanic and Atmospheric atau NOAA), Jane Lubchenco, mengatakan, “Dewasa ini,  sekitar 75 persen terumbu karang dunia terancam baik oleh kondisi-kondisi setempat maupun dunia”.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ancaman terumbu karang akan terus berlanjut, kecuali jika ada upaya dilakukan untuk menyelamatkannya.
"Jika gejala itu terus berlangsung,  proyeksi laporan ini mencatat bahwa pada 20 tahun dari sekarang, separuh dari terumbu karang dunia akan terkena panas dan menyebabkan pemutihan yang parah. Dalam waktu 50 tahun persentase itu akan naik menjadi lebih dari 95 persen,” paparnya.

Nancy Knowlton, yang bekerja di Lembaga Smithsonian, mengatakan bahwa terancamnya terumbu karang akan berakibat besar pada kehidupan di laut.
"Diperkirakan paling sedikit seperempat atau paling banyak sepertiga dari semua spesies yang hidup di laut terkait dengan terumbu karang. Hal itu membuat terumbu karang sebagai jenis hewan yang paling terancam punah di dunia, bahkan lebih terancam punah dibanding katak,” ujarnya.

Jutaan spesies laut tergantung pada terumbu karang. Terumbu karang sebagai sumber makanan yang sangat penting bagi jutaan orang di seluruh dunia. Terumbu karang juga melindungi tepi pantai dari badai dan banjir. Terumbu juga menjadi sumber pendapatan di banyak negara.

Lauretta Burke, yang bekerja di Institut Sumbar Daya Dunia, mengatakan, "Pariwisata merupakan penyumbang perekonomian penting di lebih dari 95 negara dan wilayah di seluruh dunia. Pariwisata menyumbang lebih dari 20 persen pendapatan domestik kotor di seluruh dunia”.

Ia adalah penulis utama laporan itu. Ia mengatakan bahwa lebih dari 275 juta orang punya ketergantungan pada terumbu karang, terutama yang tinggal di Asia Tenggara dan Samudra Hindia.

Laporan itu mencatat bahwa penangkapan ikan yang berlebihan dan perubahan iklim adalah dua ancaman paling serius terhadap laut di dunia. Dikatakan, kadar asam tinggi yang disebabkan oleh pembakaran karbondioksida juga merupakan masalah. Ancaman lain termasuk penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan, dan bahan beracun serta pencemaran lain.

Lebih lanjut Lauretta Burke mengatakan, "Penangkapan ikan yang berlebihan adalah ancaman yang paling meluas yang merusak 55 persen terumbu karang dunia. Ancaman itu khususnya terjadi di Asia Tenggara. Polusi dari tanggul air dan pembangunan di daerah pesisir berdampak pada seperempat terumbu karang dunia”.

Burke mengatakan bahwa kondisi terumbu karang di Australia adalah yang terbaik berkat usaha pelestarian, tetapi terumbu karang yang terdapat di Asia Tenggara sangat terancam. Sembilan puluh persen  terumbu karang itu dalam keadaan menyedihkan akibat penangkapan ikan yang berlebihan.

Laporan itu menyebutkan bahwa terumbu karang sangat penting. Disebutkan juga bahwa pengelolaan dan kebijakan yang lebih baik harus dilakukan untuk mengurangi ancaman ekosistem yang bernilai itu. 



Sumber : Voice of America (VoA) News 
 http://cintaterumbukarang.blogspot.com/2012/03/sistem-pemetaan-satelit-baru-bisa.html
 Putri Bariel - Blue Biroe 





Friday, March 1, 2013

Telah ditemukan Terumbu karang di laut dalam


Berdasarkan Informasi, Belum lama ini telah diberitakan bahwa Pada awal 2013, para ilmuwan Australia telah berhasil menemukan terumbu karang di dekat Selat Torres dan tepi landasan kontinen Australia. Terumbu karang nan indah itu berada di laut terdalam yang gelap dengan kedalaman 125 meter di bawah permukaan laut. Bisa dikatakan kedalaman itu belum pernah tertembus oleh robot laut sekalipun. Penemuan bersejarah tersebut disampaikan oleh tim peneliti dari University of Survey Seaview Queensland, Australia. Ove Hoegh-Guldberg, kepala ilmuwan untuk proyek penelitian bawah laut, mengatakan kepada AFP pada awal Januari lalu, umumnya terumbu karang hanya berada dan terlihat di kedalaman 70 meter. 
Akan tetapi, temuan baru timnya tersebut telah membawa pemahaman baru bagaimana terumbu karang dapat bertelur dan berkembang. "Hal yang sangat menakjubkan adalah karang-karang tersebut ternyata masih memiliki photosynthetic symibionts, yang membuat terumbu karang tersebut menghasilkan sinar. Sungguh menarik mengetahui bagaimana terumbu karang itu bisa hidup dalam kondisi pencahayaan yang rendah dan sangat dalam," kata Hoegh-Guldberg. 
Dia menambahkan para peneliti sangat tertarik mengetahui bagaimana terumbu karang bisa bereproduksi di kedalaman seperti itu. Pertumbuhan terumbu karang yang hidup di laut dangkal saja harus dipicu oleh cahaya bulan, apalagi terumbu karang yang berada di kedalaman 125 meter yang sulit tertembus cahaya. 
"Kami belum bisa menemukan jawaban untuk teka-teki tersebut. Terumbu karang yang kami temukan pasti melakukan hal berbeda dengan yang biasa dilakukan terumbu karang di perairan dangkal," papar Hoegh-Guldberg. Terumbu karang yang ditemukan di perairan dalam itu, sambung Hoegh-Guldberg, kondisinya lebih baik dibanding dengan terumbu karang yang ada di perairan dangkal. 
Saat ini, timnya baru bisa melihat bahwa keasaman dan pemanasan laut ternyata bisa memengaruhi pertumbuhan terumbu karang di laut dalam. Selain terkesan dengan pertumbuhan terumbu karang di perairan dalam itu, Hoegh-Guldberg takjub dengan air di sekitar terumbu karang yang sangat tenang. 
Kondisi itu terbilang sangat tidak biasa. "Belum pernah ada yang melihat tempat ini. Sangat jarang ditemukan di planet ini sekarang," kata dia. Hoegh-Guldberg meyakini terumbu karang temuannya itu merupakan spesies baru bagi Australia dan mungkin juga bagi dunia ilmu pengetahuan. Temuan itu, ujar dia, menunjukkan bahwa negerinya kaya akan beragam spesies hingga perairan terdalam. "Meski begitu, temuan kami belum seberapa dibanding Bumi yang sangat luas ini," pungkas Hoegh-Guldberg


http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/110176
http://www.coremap.or.id/berita/article.php?id=1115


==========000==========