Pages

Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts
Showing posts with label MOTIVASI. Show all posts

Tuesday, August 27, 2013

Pemimpin Sejati



Berbicara soal Pemimpin sejati sebenarnya jujur saja saya tidak tahu bahkan masih mencari cari dari karakter yang sebenarnya akan arti kepempinan yang sejati itu.
Pada postingan sebelumnya pernah juga diposting soal  sifat penting sebagai karakter seorang pepimpin, dan kali ini mencoba memberikan pendapat soal kepemimpinan atau pemimpin sejati.

Kurasa dalam hal ini juga tidak ada salahnya  apabila saya mencoba berbicara kembali tentang  Kepemimpinan  itu sendiri karena kita sebagai manusia memang memiliki kodrat sebagai pemimpin dan juga sebagai orang yang dipimpin. Tak dipungkiri ketika kita berbicara masalah "pemimpin" logika sederhana kita akan berbicara  tentang kesempurnaan, loyalitas, kemampuan, dan lain-lain.


Menurut  pemikiran rendahan saya sekarang akan mencoba mendeskripsikan seorang pemimpin sejati berdasarkan pengalaman pendek yang saya miliki. Kira-kira cuplikan singkatnya begini:
Pemimpin itu adalah Laki-laki, mengapa harus orang laki laki? jawabannya sederhana, Sebab Laki laki itu pada umumnya  cenderung memiliki emosi yang lebih stabil dalam beberapa keadaan dan bisa berfikir jernih dalam suasana apapun sekalipun itu keruh. Kita juga hus mengakui pula bahwa  seorang laki laki secara umum memiliki  kecendrungan untuk mempengaruhi ketimbang dipengaruhi. Oleh karena itu, laki-laki sudah pasti  menjadi syarat utama untuk menjadi seorang pemimpin. Karena bagaimanapun juga laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita. Jadi saya rasa untuk yang satu ini sudah cukup jelas (bukankankah begitu sahabat).

Merangkul semua golongan, maksudnya adalah seorang pemimpin harus bisa berkomunikasi dengan baik  pada setiap orang yang dipimpinnya. Kita tahu bahwa setiap manusia memiliki sifat heterogen yang sangat tinggi. Dalam hal ini, penting bagi seorang pemimpin bisa berkomunikasi dengan baik pada setiap orang agar kehadirannnya sebagai figur "pemimpin" dapat diterima mayoritas anggotanya.

Loyalitas, ketika kita berbicara mengenai kepemimpinan, tak dipungkiri tanggung jawab menjadi kata pertama yang mungkin muncul dalam benak kita. Loyalitas menunjukkan apakah seseorang itu merasa punya tanggung jawab lebih atau tidak, karena seorang pemimpin tak akan menjadi pemimpin yang baik sebelum ia berani mengorbankan sesuatu untuk organisasi atau kelompok yang dipimpinnya.

Memiliki virus emosi, yang dimaksud virus disini adalah kemampuan untuk menularkan emosi positif secara brutal dalam waktu singkat kepada setiap anggotanya. Karena, semua hal yang kita lakukan tergantung dengan motivasi yang mendorong kita melakukan sesuatu. Semakin besar dan kuat dorongan itu, maka semakin baik pula hasil yang kita dapatkan. Minimal, ketika suatu pekerjaan didasari oleh semangat yang baik proses kerja juga dipastikan akan berlangsung positif. Oleh karena itu, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bisa mentransfer emosi dengan baik. Dalam hal ini kita berbicara tentang emosi positif tentunya.

Mengenal medan, ketika seseorang sudah menjadi pemimpin, artinya dia telah keluar dari zona aman dari suatu kelompok, otomatis akan banyak rintangan yang akan ia hadapi kedepannya. Setidaknya, ketika seseorang telah mengenali masalah maka kemenangan awal telah ia dapatkan.

Mungkin itu sekedar kata-kata tanpa guna dari saya sebagai orang tambahan yang ada di muka bumi. Yang jelas, ketika kita berbicara masalah pemimpin, yang harus digasrisbawahi ialah masalah proses selama ia menjadi pemimpin. Kepemimpinan itu tidak bisa dilihat dari inputnya, tetapi bagaimana proses merubahnya menjadi seorang yang puya karakter kepemimpinan. Artinya, seorang pemimpin haruslah berkembang sesuai dengan kebutuhan anggotanya, bukan memaksakan kepemimpinan dengan semua kemampuan yang dimilkinya. Alasannya sederhana, "masalah" itu statis, ia harus diselesaikan sesuai dengan dimensi waktunya agar dapat terselesaikan dengan baik.  Saya rasa begitu semoga ini akan memberikan tambahan dan manfaat buat kita sebagai seorang laki laki yang sepatutnya dalam kepemipinan.

Saya rasa demikian dan itu saja pendapat saya, Sekian dulu dan terimakasih.....


 KUTIPAN HADITS:
"Sebaik-baiknya pemimpin adalah mereka yang kamu cintai dan mencintai kamu, kamu berdoa untuk mereka dan mereka berdoa untuk kamu. Seburuk-buruk pemimpin adalah mereka yang kamu benci dan mereka membenci kamu, kamu melaknati mereka dan mereka melaknati kamu." ( H.R. Muslim).


Sumber :
dan berbagai sumber lainnya


Thursday, July 4, 2013

7 Sifat Penting Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Pemimpin



Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah ke alam dunia ini untuk menjadi pemimpin, Namun terkadang kita tidak menyadari akan hal tersebut dan tidak tahu bahwa sebenarnya kita memiliki  potensi untuk menjadi seorang pemimpin, setidaknya pemimpin untuk diri sendiri dan keluarga. Demikian juga untuk sebuah organisasi atau instansi dan  pemerintahan tentu saja perlu adanya Pemimpin. Sebagai seorang Pemimpin tentu saja dituntut untuk melakukan apa yang dipimpinya. Sebagai Seorang Pemimpin juga sangat diperlukan untuk memiliki rasa tanggung Jawab,  Optimisme,  Integritas, Menyukai perubahan, Ulet dan pantang  menyerah bahkan sanggup dan berani menghadapi resiko, dan berdedikasi. Akan tetapi ada hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu sifat-sifat yang baik dan terpuji.

Untuk itu  jika anda sebagai Pemimpin maka anda tidak boleh meninggalkan 7 Sifat Penting Yang Harus dimiliki sebagai Seorang  Pemimpin yaitu:
1. Sifat rendah hati.
Pada hakikatnya kedudukan pemimpin itu tidak berbeda dengan kedudukan yang dipimpin. Ia bukan orang yang harus terus di istimewakan. Ia hanya sekedar orang yang harus didahulukan selangkah dari yang lainnya karena ia mendapatkan kepercayaan dalam memimpin dan mengemban amanat. Ia seolah pelayan umat yang diatas pundaknya terletak tanggungjawab besar yang mesti dipertanggungjawabkan. Kerendahan hati biasanya mencerminkan persahabatan dan kekeluargaan, sebaliknya ke-egoan mencerminkan sifat takabur dan ingin menang sendiri.

2. Sifat terbuka untuk dikritik.
Seorang pemimpin haruslah menanggapi aspirasi-aspirasi umat dan terbuka untuk menerima kritik-kritik sehat yang membangun dan konstruktif. Tidak seyogiayanya menganggap kritikan itu sebagai hujatan, dan menganggap orang yang mengkritik sebagai lawan. Tetapi harus diperlakukan sebagai “mitra”dengan kebersamaan dalam rangka meluruskan dari kemungkinan buruk yang selama ini terjadi untuk membangun kepada perbaikan dan kemajuan.

3. Sifat jujur dan memegang amanah.
Kejujuran yang dimiliki seorang pemimpin merupakan simpati umat terhadapnya yang dapat membuahkan kepercayaan dari seluruh amanat yang telah diamanahkan. Pemimpin yang konsisten dengan amanat umat menjadi kunci dari sebuah kemajuan dan perbaikan

4. Sifat berlaku adil.
Keadailan adalah konteks real yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Keadilan bagi manusia tidak ada yang relatif. Islam meletakkan soal penegakan keadilan itu sebagai sikap yang esensial. Seorang pemimpin harus mampu menimbang dan memperlakukan sesuatu dengan seadil-adilnya bukan sebaliknya berpihak pada seorang saja atau berat sebelah.

5. Komitmen dalam perjuangan.
Sifat pantang menyerah dan konsisten pada konstitusi bersama bagi seorang pemimpin adalah penting. Teguh dan terus Istiqamah dalam menegakkan kebenaran dan keadilan. Pantang tergoda oleh rayuan dan semangat menjadi orang yang pertama di depan apabila ada yang hendak mengganggu kelancaran jalannya organisasi.

6. Bersikap Musyawarah.
Dalam term ini pemimpin tidak sembarang memutuskan sebelum adanya musyawarah diantara orang-orang disekelilingnya dan umat. Sebab dengan keterlibatan umat terhadap pemimpinnya dari sebuah kesepakatan bersama akan memberikan kepuasan, sehingga apapun yang akan terjadi baik buruknya bisa ditanggung bersama-sama.

7. Berbakti dan mengabdi kepada Allah.
Dalam hidup ini segala sesuatunya takkan terlepas dari pandangan Allah, manusia bisa berusaha semampunya dan sehebat-hebatnya namun yang menentukannya adalah Allah. Hubungan seorang pemimpin dengan Tuhannya tak kalah pentingnya yaitu dengan berbakti dan mengabdi kepada Allah. Semua ini dalam rangka memohon pertolongan dan ridho Allah semata. Dengan senantiasa berbakti kepada-Nya terutama dalam menegakkan sholat lima waktu contohnya, seorang pemimpin akan mendapat hidayah untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang keji dan tercela.

Demikian semoga bermanfaat.

Sumber: Dari berbagai sumber

Friday, May 17, 2013

Tips agar selalu Bahagia



Apakah anda sudah merasa bahagia untuk hari ini??? Jika belum maka tersenyumlah atau tertawalahsepuasnya, jika anda belum tertawa, maka usahakanlah untuk  tertawa dulu, karena tertawa itu sehat.
Siapapun kita semua ingin mendapatkan kehidupan yang layak agar bisa mencapai suatu kebahagiaan. Saya sendiri dan mungkin anda saya rasa memiliki persamaan tujuan yaitu ingin hidupbahagia. Namun kebahagiaan yang seperti apa yang kita inginkan untuk mendapatkannya.

Kebahagiaan memang sangat didambakan namun tidak mudah untuk kita dapatkan. Ukuran kebahagiaan anda dan saya juga berbeda, tergantung kita sendiri untuk mendapatkannya sampai dimana kebahagiaan yang diinginkan. Untuk mendapatkan kebahagiaan memang diperlukan beberapa cara sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, Namun disini saya akan membagikan beberapa Tips sedernaha untuk mendapatkan kebahagiaan yang bisa kita gunakan setiap saat.
Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan:

1. Lakukan sesuatu untuk memulai berbagi!
Untuk melakukan sesuatu dengan cara berbagi rasanya memang sulit bagi orang yang tidak terbiasa, namun demikian jika anda ingin memulainya anda bisa memulai untuk melakukannya. Menciptakan suasana bahagia dengan cara berbagi dengan orang lain akan menjadikan hidup kita terasa lebih berarti.

2.   Bebaskan hati  dan pikiran dari segala rasa benci dan kekhawatiran.
Mungkin anda pernah membenci sesuatu bahkan Menyimpan rasa benci itu, akibatnya didalam hati akan terasa berat. Sesuatu yang memberatkan itu dikarenakan ada rasa marah atau dengki. marah atau dengki hanya akan membuat hati merasa tidak nyaman dan tersiksa. Oleh karena itu sebaiknya buanglah jauh-jauh agar rasa marah dan dengki dalam diri anda ini hilang dan pergi jauh-jauh. Jika anda bisa membuangnya rasa tersebut, berarti anda sudah memiliki ciri-ciri untuk mendapatkan kebahagiaan. Untuk itu hati dan pikiran yang ada dalam diri kita harus rileks, merasa santai, bebas, nyaman dan jauhkan dari rasa khawatir, Lupakanlah dan pandangilah sesuatu yg membuat hati senang dan tentram. Lebih baik lagi Jika anda ingat kepada sang pencipta sebagai pemiliki kekuasaan dan serahkan dalam segala apapun hanya kepada Allah sebagai Dzat yang mengatur kehidupan.

3. Selalu memaafkan kepada siapa saja yang pernah menyakiti anda!
Memaafkan terhadp seseorang yang pernah menyakiti kita ini memang sulit dan berat rasanya. namun jika kita akan berpendirian utk tidak memaafkan dengan orang yg pernah menyakiti kita itu berarti kita telah menyiksa diri kita sendiri. Akibat dari sifat yang seperti itu juga bisa menimbulkan penyakit yang menyerang hati kita sendiri. jadi agar hati kita tetap sehat lebih baik kita memaafkannya, caranya kita harus memaklumi bahwa kita manusia sama pernah salah dan dosa, jalan terbaik adalah memaafkan dan hilangkan rasa sakita serta buang jauh jauh agar kita bisa berlapang dada. Jika anda mampu membuang rasa sakit dalam hati anda berarti anda adalah orang yang kuat. Namun sebaliknya jika anda tidak memiliki kekuatan untuk membuang rasa sakit hati itu maka anda telah dikalahkan dengan iblis (syaetan) yang ada dalam hati anda.  Dan yang perlu diingat untuk anda Jika ada orang yang menyakiti, maka janganlah balik memaki-maki. Mendingan berteriak  “Hey! Kamu sudah saya maafkan!!”. Dengan memiliki sikap demikian, hati kita akan menjadi lebih tenang, dan amarah kita bisa hilang. Tidak percaya? Coba saja anda lakukan! dan Saya sering melakukannya. 

4.   Lakukan sesuatu yang bermakna.
Kita semua tahu bahwa sesungguhnya Hidup di dunia ini hanya sementara. Lebih baik kita  gunakan setiap waktu dan kesempatan yang ada untuk melakukan hal-hal yang berguna dan bermakna, baik untuk diri sendiri, keluarga, dan juga untuk orang lain. Dengan cara seperti ini maka kebahagiaan Anda akan bertambah dan terus bertambah. Anda juga bisa melakukan aktifitas lainnya yg bermanfaat dan juga bisa menyenangkan sesuai dengan keinginan dan hoby anda.

5.jangan terlalu banyak berharap pada orang lain, nanti Anda akan kecewa!
Ingat, kebahagiaan merupakan tanggung jawab masing-masing, bukan tanggung jawab teman, keluarga, kekasih, atau orang lain. Lebih baik kita perbanyak untuk berharap hanya kepada Yang Maha Kasih dan Kaya. Karena Dia-lah yang menciptakan kita, dan Dia-lah yang menciptakan segala ‘rasa’, termasuk rasa bahagia yang selalu Anda inginkan. 

6. Kembalilah Kepada Allah Tuhanmu dan kuatkan hati
Dengan selalu ingat kepada Sang Pencipta hati akan selalu entram apalagi degan dibarengi pengetahuan yang kita dapatkan melalui caranya, misalnya saja dengan membaca buku Motivasi, bacaan bacaan yang dpat membangkitkan semangta untuk mendapakna kebahagiaan dan pengetahuan lainnya melalui bacaan buku yang berguna, sebab dengan mengisi berbagai pengetahuan yang bermanfaat serta hikmah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, agar hidup kita selalu diberkati dan mendapatkan ridlonya.

Demikian sampai disini dulu untuk postingan kali ini, Semoga mendapat hikmah dan bermanfaat
Terima kasih atas kunjungan dan suportnya.
Salam berbagi dan semoga kesuksesan akan selalu bersama anda.


Sumber: Dari berbagai sumber untuk motivasi

Sunday, May 12, 2013

Pilih bicara atau diam



Berbicara atau diam ini merupakan sebuah kosa kata yang sangat sederhana, bahkan Setiap hari kita mengucapkan kata-kata, sehingga sama sekali tidak ada hal yang menarik untuk dibahas. Tetapi, mengapa ada orang yang dibayar hingga puluhan juta rupiah untuk berbicara selama satu atau dua jam saja? Ada orang yang dicintai karena perkataan-perkataannya. Dan ada orang yang dibenci karena ucapan-ucapannya. Oleh sebab itu, kesederhanaan dibalik makna 'berbicara' pastilah memiliki keistimewaan yang layak untuk kita renungkan.

Berbicara bukanlah sekedar keterampilan memainkan lidah untuk berkomunikasi dengan orang lain. Melainkan juga menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan gagasan, bertukar pikiran, juga mempengaruhi orang lain.
persoalannya sekarang ini adalah apakah harus berbicara atau diam, tentu saja tergantung dari apa yang akan dibicarakan, demikian juga diam, kenapa harus diam?
Sesungguhnya  beruntunglah bagi orang-orang yang dapat menjaga lidahnya untuk tetap diam, daripada mereka yang rajin mengucapkan perkataan yang tidak memiliki manfaat apa-apa. Resiko tertinggi orang yang diam adalah 'disebut orang pasif'. Sedangkan resiko terrendah bagi orang yang banyak bicara adalah disebut 'orang yang banyak omong'. Manfaat terbesar bagi orang yang diam adalah 'tidak dibenci oleh orang lain'. Sedangkan manfaat terbesar bagi orang yang berbicara adalah; 'pahala yang mengalir atas kata-katanya yang baik dan benar'. Maka berbicaralah yang baik-baik saja karena pahala kebaikannya sangat besar. Atau kalau tidak bisa mengucapkan perkataan yang baik, maka sebaiknya ya diam saja. Sebagai Manusia tentu saja kita Boleh bicara dan boleh juga diam. Namun yang perlu diingat, sedikit bicara tapi bermanfaat dan mengandung hikmah daripada banyak  bicara tapi banyak bohongnya  apalagi menimbulkan fitnah itu yang akan menimbulkan bid'ah yang akhirnya sesat dan menyesatkan.

Demikian saja Sampai disini dulu, semoga bermanfaat

Sumber: Dari berbagai sumber dan pakar motivator