Pages

Showing posts with label PENCEMARAN AIR. Show all posts
Showing posts with label PENCEMARAN AIR. Show all posts

Friday, February 15, 2013

Akibat Pencemaran yang disebabkan oleh Radioaktif


Sahabat semua yang saya cintai, ..
Selamat datang dan salam sejahtera untuk semua....
Pada postingan sebelumnya Penyuluh Perikanan telah membuat postingan dengan judul Akibat Pencemaran Air oleh limbah yg mengandung Zat Kimia an organik, dan sebelum itu juga sudah dijelaskan mengenai Akibat Pencemaran air yang disebabkan oleh Bahan oeganik. Dan untuk postingan pada kesempatan ini Penyuluh juga mau berbagi lagi sekedar untuk Sharing dan menambah wawasan untuk kita semua, siapa tahu ada manfaatnya. 

Disini kita akan membicarakan mengenai Akibat Pencemaran air yang disebabkan oleh Bahan Radioaktif. Sahabat, Ternyata air itu bisa cemar karena Limbah. Limbah yang dapat mencemari air ternyata  banyak ragamnya, selain oleh zat Kimia organik dan zat kimia an organik, juga bisa cemar oleh limbah lainnya.  Pencemaran bisa juga disebabkan oleh limbah lainnya seperti Bahan Radioaktif. Pencemaran yang disebabkan oleh radioaktif dapat bersifat alami ataupun akibat kegiatan manusia. Pencemaran radioaktif ke badan perairan antara lain biasanya bersumber dari buangan limbah rumah sakit, pabrik, ataupun tambang uranium. Dari hasil kegiatan yang biasa dilakukan manusia Secara alami, pencemaran radioaktif bersumber pada isotop radioaktif yang secara alamiah ada di air  misalnya saja seperti radon. Pencemaran yang disebabkan radioaktif juga sangat berbahaya hal ini disebabkan karena zatradioaktif  akan berakumulasi dalam tubuh, akibatnya  dapat menyebabkan penyakit kanker, dan kematian terutama  apabila ada pada konsentrasi yang tinggi.  bagi Anak-anak pada umumnya lebih sensitif terhadap pencemaran radiasi tersebut dibanding orang dewasa.
Seyogyanya untuk Fasilitas yang mempergunakan materi radioaktif harus sangat diatur dan dimonitor  selalu secara hati-hati dan gunanya adalah untuk menghindari dan mencegah kebocoran. Biasanya Salah satu sumber kebocoran yang dapat mengakibatkan pencemaran adalah pada penyimpanan limbah bahan radioaktif. Apalagi Akibat daripada penggunaan nuklir, berton-ton limbah radioaktif telah terakumulasi selama beberapa tahun dan harus disimpan secara sangat aman untuk beberapa ratus tahun. Kemudian Potensi bahayanya adalah jika  terjadi kebocoran yang dapat mencemari airtanah dan air permukaan. Oleh karena itulah untuk pembuangan atau penyimpanan yang aman harus  diupayakan secara terus menerus.
Limbah merupakan sisa usaha atau kegiatan manusia itu sendiri.
Ada beberapa konsep dalam mengelola limbah, yaitu mereduksi limbah, meminimalisasi limbah melalui reduksi sumbernya, produksi bersih, dan teknologi bersih.
Kegiatan pelayanan RS selain meningkatkan derajat kesehatan, juga menghasilkan limbah medis. Limbah medis ini mengandung kuman patogen, virus, zat kimia beracun, dan zat radioaktif yang membahayakan dan menimbulkan gangguan kesehatan.
Limbah medis dapat berupa benda tajam, seperti jarum suntik atau perlengkapan infus.
Ada juga limbah infeksius yang berkaitan dengan penyakit menular dan limbah laboratorium yang terkait pemeriksaan mikrobiologi. Limbah jaringan tubuh meliputi organ anggota badan, darah, dan cairan tubuh yang dihasilkan saat pembedahan. Limbah ini dikategorikan berbahaya dan mengakibatkan risiko tinggi infeksi.
Keberagaman limbah memerlukan penanganan yang baik sebelum limbah dibuang. Sayang sebagian besar pengelolaan limbah masih di bawah standar lingkungan karena umumnya dibuang ke tempat perairan dengan sistem open dumping atau dibuang di sembarang tempat. Padahal, limbah medis seharusnya dibakar menjadi abu di insinerator bersuhu minimal 1.200-1.600 derajat celsius.

Nah sampai disini dulu sahabatku semua, semoga sedikit demi sedikit bisa menambah wawasan dan Pengetahuan untuk kita bersama. Jadi hal yang terpenting untuk menjadi renungan kita bersama, bahwa lebih baik kita melakukan tindakan yang bersifat Prefentif. Mencegah adalah lebih baik daripada mengobati. Mari kita semua meningkatkan kebersamaan untuk saling menjaga dan mempertahankan kelestarian sumberdaya alam ini secara bersama, agar sumberdaya alam dan perairan ini tetap terjaga dan lestari, Demi keberlangsungan anak cucu kita bersama, nantinya.

Demikian salam berbagi, semoga ada manfaatnya


Sumber:
Dari berbagai sumber 
Dan  dari berbagai Ilmu pengetahuan Dasar tentang Lingkungan



===ooo000ooo===
 
Kita semua makhluk hidup sangat membutuhkan air  yang bersih

Air yang bersih bukan saja dibutuhkan oleh Manusia, Tapi hewan juga membutuhkannya, oleh karena itu kita sebagai Insan yang memiliki kesadaranlah yang memahaminya, Maka Janganlah air yang sudah bersih ini dikotori oleh limbah, tapi sayangilah kelestarian sumberdaya alam termasuk air dan lingkungan di Planet Bumi ini sebaik mungkin.




Akibat Pencemaran oleh Zat Kimia an organik

Selamat Datang sahabatku....
Kali ini Penyuluh Perikanan sedikit berbagi informasi melalui postingan pada kesempatan ini, sebab dengan berbagi itu Dunia akan terasa indah. Pada Postingan sebelum ini Penyuluh Perikanan telah menjelaskan tentang Akibat Pemcemaran Air yang disebabkan oleh bahan organik, dan untuk postingan kali ini kita akan menjelaskan tentang Akibat Pencemaran air yang disebakan oleh Zat Kimia an Organik. Sahabat, bahwa Zat kimia ini juga telah banyak berkembang dimana-mana. Pengaruh dari berbagai zat Kimia an organik yang terserak di suatu perairan akibat pembuangan juga sangat mencemari suatu perairan atau lingkungan.

Beginilih jadinya bila pencemaran telah terjadi khususnya di suatu perairan terutama yang disebabkan oleh beberapa zat kimia anorganik, sehingga kerusakan bisa saja terjadi melalui saluran perairan seperti sungai. sebab Secara alamiah beberapa zat kimia anorganik beracun juga meluruh dari beberapa batuan tertentu dan dibawa oleh aliran air sungai yang kemudian mengendap ditempat lainnya, yaitu yang merupakan sebagai bagian dari pada siklus alami yang terjadi. Akibat dari Perilaku yang dilakukan oleh manusia terkadang seringkali mempercepat siklus alami tersebut hingga mencapai ribuan kali lebih cepat, seperti saja misalnya melalui beberapa kegiatan penambangan, pembuangan limbah tailing, dan juga pada pemprosesan bahan tambang. Pada berbagai perairan, zat kimia anorganik yang bersifat racun ini mengalir, dan semua itu terjadi karena akibat dari berbagai kegiatan manusia itu sendiri. Adapun beberapa Zat kimia tersebut ini terdiri dari berbagai jenis logam berat, seperti air raksa dan timbal, Selain itu mineral yang sangat beracun seperti selenium dan arsenik juga sering mencapai konsentrasi yang cukup tinggi yang akibatnya juga sangat membahayakan bagi kehidupan bersama. Dan untuk jenis Material anorganik lainnya, sepeti asam, garam, nitrat, dan clorin, pada konsentrasi rendah ini memang tidak bersifat racun, namun demikian apabila meningkat jumlah konsentrasinya juga dapat menjadi racun, bahkan sangat mempengaruhi kehidupan komunitas biologi yang ada di perairan tersebut dan lingkungannya. 

Logam Berat, Berbagai macam dari jenis logam berat seperti pada air raksa, timbal, cadmium, dan nikel, ini semua adalah mengandung beracun. Kemudian untuk Keberadaan logam tersebut dalam ukuran mikrogram yang tak terlihat dan tak terasa akan sangat fatal. Hal ini disebabkan Karena sifat logam yang persisten atau sukar untuk terdegradasi, oleh karena itu logam berat akan terakumulasi pada rantai makanan di dalam eksosistem itu sendiri. Misalnya saja apabila keadaan laut ini tercemar oleh mercuri atau air raksa, maka semua jenis organisme yang ada pada laut mulai dari beberapa jenis plankton akan terkontaminasi dengan logam tersebut, dan juga meningkat ke jenis ikan yang ada di lautan karena ikan tersebut memakan berbagai jenis plankton, dan seterusnya hingga akhirnya sampai kepada manusia, dengan kadar yang semakin tinggi. Demikian juga Manusia yang mengkonsumsi ikan dari tempat tersebut akan mengakumulasi logam berat hingga pada suatu saat sampai pada kadar tertentu yang akhirnya dapat merusak kesehatan, antara lain menderita penyakit kanker. Salah satu contoh Kasus yasng pernah terjadi dan lingkungan yang demikian pernah ramai dibicarakan orang, yang paling terkenal adalah keracunan air raksa di Teluk Minamata, Jepang, dan juga pernah terjadi kasus pencemaran Teluk Buyat, di daerah Sulawesi Utara. Pencemaran logam berat seperti air raksa dapat berasal dari limbah pertambangan emas yang dibuang bersama tailing. Pada pemisahan emas, sering digunakan air raksa, yang kemudian tercuci sebagai limbah dan mencemari perairan. 

Garam nir-logam, Untuk Garam nir-logam yang terjadi pada jumlah konsentrasi kecil ini memang tidak berbahaya, Akan tetapi pada konsentrasi yang cukup tinggi dapat berakibat menjadi sumber pencemaran air. slah satu contoh saja pada tanah yang berada di wilayah padang pasir ini sering kali mengandung garam yang terlarut dalam konsentrasi yang cukup besar. Pada sistim Irigasi dan pengaliran air di wilayah padang pasir juga dapat menyebabkan mobilisasi dari garam-garam ini yang akibatnya dapat menyebabkan adanya pencemaran yang serius. Contoh saja Pada tahun 1980an di Kesterson Marsh California, pernah juga terjadi peracunan Selenium yang dapat membunuh ribuan burung yang bermigrasi. Kemudian juga pernah terjadi Di Amerika, bahwa garam dapur yang digunakan untuk mencairkan es yang menutupi jalan raya pada musim dingin, tercuci dan meningkatkan salinitas air sungai dalam konsentrasi yang tinggi, sehingga berbahaya bagi tanaman pertanian. 

Asam dan Basa, Pada umumnya Pencemaran asam secara langsung di perairan dapat terjadi sebagai akibat samping dari proses industri seperti penyamakan kulit, pembuatan plat baja, distilasi minyak, dan sintesis bahan kimia organik. Kegiatan penambangan batubara juga merupakan sumber pencemaran asam yang paling utama, karena batubara mengandung sulfur yang dalam proses dilarutkan menjadi asam sulfida. Kemudian juga pada pencemaran asam di suatu perairan juga dapat terjadi secara tidak langsung akibat turunnya hujan asam karena terjadinya pencemaran udara. Pencemaran udara akibat pembakaran batubara dan minyak bumi terjadi karena terbentuknya asam sulfat dan asam nitrat di atmosfer, yang kemudian turun ke bumi menjadi hujan asam yang menyebar ke area yang lebih luas. Di tempat dimana tanah kaya akan basa seperti tanah berkapur/ bergamping, maka hujan asam tersebut dapat dinetralisir. Akan tetapi di badan perairan yang bersifat oligotrofik, yang miskin bahan organik dan miskin bahan untuk membufer atau menetralisir asam, maka organisme akuatik di tempat tersebut akan menderita. Ikan, amfibi, dan serangga air pada umumnya tidak tahan dengan keasaman tinggi, sehingga yang tinggal hidup hanya jamur dan lumut. Apabila keasaman mencapai konsentrasi yang cukup tinggi, maka logam berat beracun yang ada pada batuan akan ikut terlarut, misalnya aluminium, sehingga air tidak dapat lagi digunakan sebagai air minum ataupun irigasi. 
 Saluran yang tercemar asam dari kegiatan pertambangan 




Sumber: 
Ilmu pengetahuan Dasar tentang Lingkungan 
dari berbagai sumber

Thursday, February 14, 2013

Akibat Pencemaran Air Yang disebabkan oleh Bahan Organik

Selamat datang dan salam sejahtera ... 
Sahabat bloger yang saya cintai..., 
Postingan kita kali ini Penyuluh Perikanan akan sedikit membahas tentang Akibat Pencemaran air yang disebabkan oleh bahan Organik. Berbicara soal Pencemaran air yang disebabkan oleh Bahan organik kita perlu mengetahui, apa yang dimaksud dengan Pencemaran air, dan bahan organik apa yang dimaksud sehingga air dikatakan cemar atau mengalami pencemaran, terus bagaimana akibatnya jika terjadi pencemaran pada suatu perairan?? Baiklah sahabat semua, mari kita bahas dalam postingan kali ini secara pelan dan Berangsur-angsur.
Pencemaran air 
Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kedalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna. jadi “pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiaan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya” (Pasal 1, angka 2). Definisi pencemaran air tersebut dapat diuraikan sesuai makna pokoknya menjadi 3 (tiga) aspek, yaitu aspek kejadian, aspek penyebab atau pelaku dan aspek akibat (Setiawan, 2001). 

Bahan Organik 
Sedangkan Bahan organik merupakan bahan-bahan yang dapat diperbaharui, didaur ulang, dirombak oleh bakteri-bakteri tanah menjadi unsur yang dapat digunakan oleh tanaman tanpa mencemari tanah dan air. Bahan organik tanah merupakan penimbunan dari sisa-sisa tanaman dan binatang yang sebagian telah mengalami pelapukan dan pembentukan kembali. Bahan organik demikian berada dalam pelapukan aktif dan menjadi mangsa serangan jasad mikro. Sebagai akibatnya bahan tersebut berubah terus dan tidak mantap sehingga harus selalu diperbaharui melalui penambahan sisa-sisa tanaman atau binatang. 



Sumber Bahan organik 
Sumber bahan organik ini dibagi menjadi Sumber Primer dan sumber sekunder. 
Sumber primer bahan organik adalah jaringan tanaman berupa akar, batang, ranting, daun, dan buah. Bahan organik dihasilkan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesis sehingga unsur karbon merupakan penyusun utama dari bahan organik tersebut. Unsur karbon ini berada dalam bentuk senyawa-senyawa polisakarida, seperti selulosa, hemiselulosa, pati, dan bahan- bahan pektin dan lignin. Selain itu nitrogen merupakan unsur yang paling banyak terakumulasi dalam bahan organik karena merupakan unsur yang penting dalam sel mikroba yang terlibat dalam proses perombakan bahan organik tanah. Jaringan tanaman ini akan mengalami dekomposisi dan akan terangkut ke lapisan bawah serta diinkorporasikan dengan tanah. Tumbuhan tidak saja sbg sumber bahan organik, tetapi sumber bahan organik dari seluruh makhluk hidup. 

Sumber sekunder bahan organik adalah fauna. Fauna terlebih dahulu harus menggunakan bahan organik tanaman setelah itu barulah menyumbangkan pula bahan organik. Bahan organik tanah selain dapat berasal dari jaringan asli juga dapat berasal dari bagian batuan. 

Bahan organik yang dapat mencemari Air 
Bahan Organik yang dapat mencemari air adalah sampah. 
Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandung senyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan), kotoran manusia dan kotoran hewan, tumbuh¬ tumbuhan dan hewan yang mati. 

Untuk proses penguraian sampah¬ sampah tersebut memerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah tersebut terdapat dalam air, maka perairan (sumber air) tersebut akan kekurangan oksigen, ikan-ikan dan organisme dalam air akan mati kekurangan oksigen. Selain itu proses penguraian sampah yang mengandung protein (hewani/nabati) akan menghasilkan gas H2S yang berbau busuk, sehingga air tidak layak untuk diminum atau untuk mandi. 

C, H, S, N, + O2 ® CO2 + H2O + H2S + NO + NO2 
Senyawa organik 

Bahan organik yang larut dalam air akan mengalami penguraian dan pembusukan. Akibatnya kadar oksigen dalam air turun dratis sehingga biota perairan akan mati. Jika pencemaran bahan organik meningkat, kita dapat menemui cacing Tubifex berwarna kemerahan bergerombol. Cacing ini merupakan petunjuk biologis (Bioindikator) parahnya pencemaran oleh bahan organik dari limbah pemukiman. 

Pencemaran air memang bisa terjadi dimana mana baik di kota kecil maupun di kota besar, Mungkin kita pernah lihat bagaimana air got berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau yang menyengat. Didalam air got yang demikian tidak ada organisme hidup kecuali bakteri dan jamur. Dibandingkan dengan limbah industri, limbah rumah tangga di daerah perkotaan di Indonesia mencapai 60% dari seluruh limbah yang ada. 

Lalu apa kibatnya Jika Pencemaran air ini timbul dan terjadi demikian??? 
Jika Air mengalami pencemaran, maka akibatnya banyak hal yang terjadi anta laian adalah sebagai berikut: 
1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O¬2) 2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrifikasi) 
3. Pendangkalan dasar perairan 
4. Tersumbatnya penyaring reservoir dan menyebabkan perubahan ekologi 
5. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat 
6. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator 
7. Kematian biota kuno, seperti: plankton, iank, bahkan burung 
8. Mutasi sel, kanker, dan leukemia 
9. Dapat menyebabkan banjir 
10. Erosi 
11. Kekurangan sumber air 
12. Kekurangan sumber air 
13. Dapat membuat sumber penyakit 
14. Tanah longsor 
15. Dapat merusak ekosistem sungai 

Itulah akibatnya jika kita semua sebagai generasi bangsa kurang memperhatikan terhadap kelestarian sumberdaya alam dan lingkungannya, khususnya Perairan. Oleh karena itu, mari kita cegah bersama untuk Menghindari Pencemaran air tersebut dengan melalukan berbagai kegiatan, sehingga air dan lingkungan tetap terjaga bersih dan terjamin keamanananya. 



langkah usaha yang harus kita lakukan untuk menjaga air agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran adalah:

langkah usaha yang harus kita lakukan untuk menjaga air agar tetap bersih dan terhindar dari pencemaran adalah:
Hindari Banjir,
Karena ketika banjir seluruh sampah dan bahan organik akan mudah terserak dimana-mana sehingga banyak menimbulkan kerugian yg berupa penyakit dll. Cara menghindari Banjir adalah sbb:
1. Dalam perencanaan jalan- jalan lingkungan baik program pemerintah maupun swadaya masyarakat sebaiknya memilih material bahan yang menyerap air misalnya penggunaan bahan dari pavling blok (blok-blok adukan beton yang disusun dengan rongga-rongga resapan air disela-selanya). Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penataan saluran lingkungan, pembuatannyapun harus bersamaan dengan pembuatan jalan tersebut.
2. Apabila di halaman pekarangan-pekarangan rumah kita masih terdapat ruang- ruang terbuka, buatlah sumur-sumur resapan air hujan sebanyak-banyaknya. Fungsi sumur resapan air ini untuk mempercepat air meresap ke dalam tanah. Dengan membuat sumur resapan air tersebut, sebenarnya dapat memperoleh manfaat seperti persediaan air bersih dalam tanah disekitar rumah kita cukup baik dan banyak, tanah bekas galian sumur dapat dipergunakan untuk menimbun lahan-lahan yang rendah atau meninggikan lantai rumah, apabila air hujan tidak tertampung oleh selokan- selokan rumah, dapat dialirkan ke sumur-sumur resapan. Jangan membuang sampah atau mengeluarkan air limbah rumah tangga (air bekas mandi, cucian dan sebagainya) ke dalam sumur resapan karena bisa mencemari kandungan air tanah, apabila air banjir masuk ke rumah mencapai ketinggian 20-50 cm, satu- satunya jalan adalah meninggikan lantai rumah kita di atas ambang permukaan air banjir, cara lain adalah membuat tanggul di depan pintu masuk rumah kita. Cara ini sudah umum dilakukan orang, hanya saja teknisnya sering kurang terencana secara mendetail.

Sadar akan kelangsungan ketersediaan air 
Dengan cara tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar, tidak membuang sampah ke sungai., mengurangi intensitas limbah rumah tangga, melakukan penyaringan limbah pabrik sehingga limbah yang nantinya bersatu dengan air sungai bukanlah limbah jahat perusak ekosistem, pembuatan sanitasi yang benar dan bersih agar sumber-sumber air bersih lainnya tidak tercemar.

Cara penanggulangan pencemaran air lainnya adalah melakukan penanaman pohon.
Pohon selain bisa mencegah longsor, diakui mampu menyerap air dalam jumlah banyak. Itu sebabnya banyak bencana banjir akibat penebangan pohon secara massal. Padahal, pohon merupakan penyerap air paling efektif dan handal. Bahkan, daerah resapan air pun dijadikan pemukiman dan pusat wisata. Pohon sesungguhnya bisa menjadi sumber air sebab dengan banyaknya pohon, semakin banyak pula sumber-sumber air potensial di bawahnya.

Sikap Kita Untuk menghadapi  permasalahan pencemaran air ini. 
Banyak sekali jenis penanganan pada air buangan, antara lain dengan beberapa proses seperti
1. Proses penanganan primer (membuang bahan-bahan padatan yang mengendap atau mengapung) dengan cara penyaringan, Pengendapan (menghilangkan komponen-komponen fosfor dan padatan tersuspensi) dan pemisahan, serta pemindahan endapan.
2. Proses penanganan sekunder (proses dekomposisi bahan-bahan padatan secara biologi) dengan teknik penyaringan trikeldan lumpur aktif.
3. Proses penanganan tersier dengan cara: Adsorpsi (bahan-bahan organik terlarut), elektrodoalisis (menurunkan konsentrasi garam-garam terlarut sampai pada konsentrasi air semula, sebelum digunakan), osmosis berlawanan, khloranisasi (menghilangkan organisme penyebab penyakit).
 4. Program pengendalian pencemaran dan pengrusakan lingkungan dengan cara mengurangi beban pencemaran badan air oleh industri dan domestic, mengurangi beban emisi dari kendaraan bermotor dan industri, mengawasi pemanfaatan b3 dan pembuangan limbah b3, mengembangkan produksi yang lebih bersih (cleaner production) dan epcm (environmental pollution control manager).
5. Program rehabilitasi dan konservasi sda dan lingkungan hidup dengan mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis, menanggulangi kerusakan lahan bekas pertambangan, tpa, dan bencana, meningkatkan konservasi air bawah tanah, rehabilitasi dan konservasi keanekaragaman hayati.



 
Jadi inilah beberapa langkah yang perlu kita lakukan, 
Dan saya ingatkan kembali lagi kepada sahabat semua bahwa ada langkah terbaik dalam penanggulangan pencemaran air lainnya adalah melakukan penanaman pohon

Pohon selain bisa mencegah longsor, diakui mampu menyerap air dalam jumlah banyak. Itu sebabnya banyak bencana banjir akibat penebangan pohon secara massal. Padahal, pohon merupakan penyerap air paling efektif dan handal. Bahkan, daerah resapan air pun dijadikan pemukiman dan pusat wisata. Pohon sesungguhnya bisa menjadi sumber air sebab dengan banyaknya pohon, semakin banyak pula sumber-sumber air potensial di bawahnya. Dalam menyikapi permasalahan pencemaran air ini. 

Demikian semoga bermanfaat


Sumber:
Dari berbagai sumber 




Jika Air yang kita miliki bersih dan terjamin dari Pencemaran Kita bisa memelihara ikan dengan senang, aman dan nyaman.


Memiliki Tanaman atau Pohon juga merupakan cara terbaik agar kemurnian dan kebersihan air bisa terjamin, selain menjaga Erosi dan Banjir.

Anda tidak Perlu Ragu untuk mendapatkan Bibit Tanaman, Pohon dan kayu, semua tersedia di CV.Mitra Bibit, Silahkan Mampir dan Kunjungi CV.Mitra Bibit Untuk memesan Bibit atau Biji tanaman, semua tersedia, silakan Kunjungi, dan Klik Gambar di bawah ini