Pages

Sunday, September 1, 2013

Cara Budidaya hewan ternak sapi

Sapi merupakan hewan pemakan rumput yang merubah bahan gizi rendah (rumput) menjadi bahan gizi tinggi (daging). Merupakan sumberdaya bernilai ekonomi tinggi. Kebutuhan meningkat sejalan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi. Pemeliharaan saat ini beralih dari ekstensif ke intensif.
Sedikitnya ada 3 masalah pembangunan peternakan: penyediaan pakan, kualitas pakan dan sumber pakan. Pengembangan sapi potong dilakukan melalui 3 pendekatan yaitu: (1) Pendekatan teknis; dengan cara inseminasi buatan, perbaikan pakan, penanaman hijauan makanan ternak (HMT), teknologi pemanfaatan dan pengolahan limbah pertanian/perkebunan, penyebaran ternak, vaksinasi, peningkatan mutu genetis pejantan, kapasitas tampung lahan, pemberian pakan tambahan. (2) Pendekatan terpadu; peningkatan produksi melalui intensifikasi dan pembinaan masal tentang teknologi produksi, sosial dan ekonomi. (3) Pendekatan agribisnis; dilakukan secara produktif dan efisien menghasilkan produk peternakan yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi.

Pemeliharaan Sapi Potong
Usaha pemeliharaan sapi saat ini bertujuan untuk penggemukan (fattening) dan pembibitan (reproduksi). Sistem pemeliharaan untuk tujuan penggemukan dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
1. Penggemukan dry lot fattening, cara penggemukan dengan pemberian pakan penguat yang terdiri dari: biji-bijian, jagung serta hasil ikutan produk pertanian seperti katul, bungkil kelapa dan bungkil kacang. Pada pola ini ternak dikandangkan terus menerus
2. Penggemukan pasture fattening, cara penggemukan dengan cara melepas ternak di padang penggembalaan
3. Penggemukan campuran, merupakan perpaduan antara dry lot fattening dan pasture fattening. Selain digembalakan juga diberi pakan penguat (konsentrat).

Jenis Ternak Sapi Potong
Jenis sapi potong yang sudah dikenal di Indonesia antara lain: sapi tropis (sapi Madura, Bali, Ongole dan Brahman), sapi subtropis (Simental, Limousin, Shorthorn, Hereford, Charolais, Aberdeen Angus) dan sapi persilangan (Brahman Cross). Sapi potong memiliki ciri seperti tubuh berbentuk persegi empat/balok, kualitas daging maksimum, laju pertumbuhan cepat, cepat dewasa dan efesiensi pakan tinggi.

Pemilihan Bibit/Bakalan Sapi Potong
Keberhasilan budidaya sapi potong sangat tergantung pada pemilihan bibit dan pemeliharaan yang baik. Bakalan untuk penggemukkan umumnya jantan. Bibit harus sehat, tidak cacat, dada dalam dan lebar, tidak kurus, mempunyai perimbangan tubuh yang harmonis, untuk pejantan mempunyai testis yang normal dan berumur setidaknya 2 tahun (sudah siap bereproduksi) dengan bobot badan sekitar 250-300 kg (sapi PO).

Pemilihan Lokasi dan Konstruksi Kandang
Lokasi kandang harus strategis, dekat dengan lokasi pertanian dan perkebunan agar terjalin integrasi tanaman-ternak, cukup jauh (± 50 m) dari pemukiman, memiliki sumber air bersih dan dekat dengan jalan. Konstruksi kandang harus kuat, luasan memenuhi syarat, sirkulasi udara dan sinar matahari cukup, drainase limbah baik, mudah dibersihkan, lantai rata, tidak licin, tidak kasar, mudah kering, tahan injak, terdapat tempat pakan dan minum.
Ada 2 tipe kandang: (1) Kandang koloni; terdiri dari satu ruangan untuk memelihara ternak dalam jumlah banyak. Kandang seukuran 7 x 9 m dapat menampung 20 ekor sapi. (2) Kandang tunggal; terdiri dari satu ruangan, digunakan untuk memelihara satu ekor ternak. Kandang seukuran 2, 25 x 1 m atau 3, 75 m2/ekor

Pakan Ternak Sapi
Dalam usaha budidaya ternak, hewan ternak membutuhkan zat makanan yang mengandung protein dan energi. Pakan ternak ruminansia meliputi hijauan rumput-rumputan sebagai sumber energi dan hijauan leguminosa sebagai sumber protein serta dapat disertakan pakan tambahan konsentrat. Kebutuhan kebutuhan hijauan segar 10% dari bobot badan, sedangkan pakan konsentrat sebanyak 1-2 % dari bobot badan. Konsentrat merupakan pakan tambahan yang mempunyai kadar serat rendah dan kadar energi tinggi.
Hijauan rumput yang biasa dijadikan pakan ternak seperti rumput alam, rumput gajah (Pennisetum purpureum), rumput setaria (Setaria sphacelata), rumput benggala, rumput raja (Pennisetum purpureophoides). Sedangkan jenis leguminosa seperti lamtoro (Leucaena leucocephala), kaliandra (Calliandra calothyrsus Meissn), gamal (Gliricidia sepium), turi (Sesbania grandiflora), albesia. Sisa hasil pertanian yang dapat dijadikan sumber hijauan pakan ternak seperti jerami padi, daun dan tongkol jagung, jerami kacang tanah. Jerami padi mempunyai kadar serat yang tinggi dan kadar energi rendah sehingga nilai cernanya rendah. Untuk itu diperlukan suatu perlakuan agar mudah dicerna yaitu dengan proses fermentasi.
Produktivitas ternak ruminansia dapat diperbaiki dengan memanfaatkan mikroorganisme / probiotik dalam pakan guna meningkatkan kualitas pakan dan memperbaiki kondisi rumen. Ada dua cara pengolahan hijauan pakan ternak yaitu melalui pengawetan dan melalui teknologi pengkayaan nutrisi (khusus untuk limbah hasil pertanian/perkebunan).

Pengolahan Limbah Ternak
Disamping menghasilkan produk utama berupa daging, usaha peternakan juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah kotoran ternak (feses). Setiap harinya, seekor sapi menghasilkan kotoran 10-15 kg. Pada peternakan skala kecil mungkin hal ini tidak begitu berpengaruh karena jumlahnya yang sedikit. Akan tetapi pada usaha peternakan skala besar limbah dapat menimbulkan masalah bagi pelestarian lingkungan bila tidak ditangani dengan benar. Karena itu, perlu dilakukan pengolahan limbah secara tepat dan ramah lingkungan.
Selama ini, limbah ternak dapat diolah untuk dijadikan kompos dan sebagai bahan baku penghasil biogas. Dengan adanya pengolahan limbah ternak ini selain dapat mengatasi masalah lingkungan juga dapat memberikan nilai tambah bagi peternak karena mempunyai nilai ekonomis. Pembuatan kompos dapat mendukung kegiatan pertanian untuk mengembalikan kesuburan lahan. Adapun pembuatan biogas dapat dijadikan alternatif pengganti sumber energi yang tidak dapat diperbaharui seperti bahan bakar fosil. Selain menghasilkan gas metan, biogas juga menghasilkan pupuk organik padat dan pupuk organik cair.

Penanganan Penyakit
Beberapa jenis penyakit yang dapat menyerang pada sapi, yaitu:
a. Foot Root (kuku busuk). Disebabkan oleh infeksi bakteri / kuman Fusobacterium necrophorus dan Fusiformis nodosus pada daerah kuku. Pengobatan dilakukan dengan cara membersihkan jaringan mati/busuk di kuku, kuku dipotong sampai bagian sehat terlihat, kemudian direndam dalam cairan desinfektan seperti formalin 10%, dan diperban
b. Septichaemia Epizooticae (SE / ngorok). Penyakit ini menular akibat bakteri Pasteurella multocida. Pencegahan dilakukan dengan vaksinasi dan pengobatan dapat digunakan antibiotik streptomisin, teramisin atau aeromisin.
c. Malighnant Catarrhal Fever (MCF/ingus jahat). Disebabkan oleh virus herpes dan merupakan suatu penyakit infeksi. Pengobatan belum ada, untuk mencegah infeksi sekunder dapat diberikan antibiotik berspektrum luas, tidak menempatkan kandang ternak sapi dekat dengan kandang domba.
d. Anthrax (radang limpa / cenang hideung). Bersifat menular dan merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Pencegahan dilakukan di daerah yang pernah terjadi penyakit dengan vaksinasi. Sedangkan pengobatan yang efektif yaitu dengan memberikan antiserum homolog dan dapat juga dikombinasikan dengan antibiotik penisilin atau streptomisin.
e. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Merupakan penyakit sangat menular pada hewan berkuku genap yang disebabkan oleh virus. Pengendalian dapat dilakukan dengan vaksinasi hewan-hewan rentan dan pengobatan dengan antibiotik dapat diberikan untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder.

Friday, August 30, 2013

budi daya jankrik dengan banyak


ternak jangkrik cara ternak jangkrik usaha ternak jangkrik kandang ternak jangkrik ternak jangkrik bandung cara ternak budidaya jangkrik cara budidaya jangkrik budidaya jangkrik kalung budidaya ternak jangkrik gambar jangkrik peluang bisnis jangkrik ekspor jangkrik kandungan jangkrik sukses beternak jangkrik cara beternak jangkrik beternak jangkrik pakan jangkrik budi daya jangkrik cara berternak jangkrik bisnis jangkrik makanan jangkrik

Thursday, August 29, 2013

USAHA KECIL BISNIS KEMASAN KANTONG PLASTIK

USAHA KECIL BISNIS KEMASAN KANTONG PLASTIK

Berikut akan kami bahas tentang usaha kecil skala rumahan. Geliat usaha UKM yang terus kian meningkat, membuat kebutuhan akan kemasan atau produk plastik pun semakin tinggi. Para pelaku usaha skala kecil menengah atau home industri sangat sering menggunakan pembungkus atau kemasan berbahan plastik. Jika kita amati ada sebuah celah peluang usaha disini, kenapa kita tidak membukausaha sampingan kecil rumahan yakni dengan mencoba menjual produk-produk kemasan atau pembungkus berbahan plastik jika sekitar kita banyak sekali para pelaku usaha. Dengan meningkatnya jumlah para pelaku usaha maka kebutuhan akan kemasan pun juga semakin meningkat pula. Anda bisa mengawali usaha ini dengan modal kecil terlebih dahulu. 

Sedikit informasi, bagi anda yang ingin membeli berbagai merk dan varian produk-produk plastik (kemasan, pembungkus, kantong hingga tali plastik) secara grosiran, Pasar Asemka Jakarta Barat, Pasar Jatinegara Jakarta Timur dan Proyek Senen Blok III Jakarta Pusat bisa anda jadikan referensi tempat kulakan atau grosir terlengkap untuk jenis usaha kecil rumahan ini. Ketiga tempat itu mensyaratkan dengan minimal pembelian rata-rata 25 kg dan 6-12 pak. Satuan harga jual pun beragam, mulai dari per rol, per pak hingga per kg. Sebagai contoh plastik polypropylene (PP) merk Gapura dijual dengan harga sekitar Rp 600 ribu – Rp 630 ribu per 25 kg. Plastik jenis PP ini biasanya digunakan makanan dan minuman seperti kotaktempat menyimpan makanan, botol minum dan botol minum untuk bayi. Karakteristik plastic jenis PP ini adalah transparan, tidak jernih atau berawan. Sedangkan plastik wrapping lokal dijual dengan harga sekitar Rp 35 ribu – 500 ribu per rol.


Usaha Kecil Rumahan

Pembelian produk-produk tersebut dilakukan secara langsung di toko tempat pembelanjaan tersebut. Selain itu barang yang telah anda beli pun dapat dikirim langsung ke tempat anda dengan ongkos kirim sesuai tarif yang telah ditetapkan oleh jasa ekspedisi atau kurir. Cara pembayarannya dapat dilakukan secara langsung di toko tempat anda belanja atau via transfer bank dengan pembayaran tunai. Akan tetapi untuk pembelian pertama biasanya harus dilakukan secara langsung dulu. Pembelian memalui telepon biasanya hanya dapat dilakukan oleh pelanggan tetap atau pelanggan yang sudah lama saja. Meskipun tergolong usaha sampingan kecil rumahan, keuntungan yang bisa diperoleh usaha ini jika dengan pembelian grosiran bisa mencapai 30% - 50% dari harga jual di tingkat pengecer. Sebagai contoh plastik mika ukuran 0,06 mm yang dijual dengan harga sekitar Rp 140 ribu per pcs dapat dijual kembali dengan harga sekitar Rp 190 ribu di tingkat eceran, lumayan bukan.

Demikian seputar info tentang jenis usaha kecil rumahan yakni usaha Bisnis kemasan dan kantong plastik, semoga dapat menjadi referensi dan dapat benar-benar bermanfaat untuk anda. Semoga anda sukses

Bisnis Tanaman Buah Yang Menguntungkan

Tipspetani:Bisnis Tanaman Buah Yang Menguntungkan


Tidak hanya dapat menikmati buahnya, bisnis tanaman buah dapat dijadikan ladang investasi yang menguntungkan hingga puluhan juta rupiah.

Pengusaha tanaman buah Ardi, yang ditemui di kiosnya di Bekasi Utara, mengaku dalam sebulan dari tanaman buahnya bisa menghasilkan untung hingga Rp 20 juta perbulan.

Bisnis yang digelutinya 6 bulan lalu itu, bermula dari hobinya menanam tanaman buah sejak 6 tahun lalu. Sudah ada sekitar 200 jenis tanaman buah ia pamerkan di kiosnya di jalan raya perjuangan bekasi utara, baik yang didapatkan dr import maupun lokal, ada beberapa jenis tanaman buah yakni barbados ceri (cereme merah), apel india, kelengkeng diamond, ceri australia, srikaya thailand, dan anggur brazil. namun saat ini ia fokuskan pada tanaman buah kelengkeng

Menurutnya, berbisnis tanaman buah sangatlah menguntungkan karena banyak diminati masyarakat sepanjang masa, dapat menikamti hasilnya langsung, bisa ditanam di dalam pot dan perawatan yang mudah.

Dengan keuletan dan tangan dinginnya, satu bibit tanaman lokal maupun asal luar negeri seperti kelengkeng thailand yang dibelinya, dikembangkan menjadi tanaman baru dengan cara sambung susu

Ardi menambahkan, usaha tanaman buah ini memang ada resikonya, seperti hama, cuaca, perawatan yang salah, dan tanaman mati, akan tetapi kalau bermula dari hobi semuanya akan terasa mudah dibandingkan dengan pemula untuk berbisnis tanaman buah maupun hias

Harga yang ditawarkan tanamannya pun bervariasi antara Rp 50.000 hingga Rp 15 juta perpohon, tergantung dari ukuran dan jenis tanaman. Selain menerima pesanan eceran, Ardi juga menerima pesanan partai besar untuk semua jenis tanaman buah.***http://www.dakta.com

Wednesday, August 28, 2013

USAHA SELINGAN BISNIS KERIPIK BUAH

Tipspetani:USAHA SELINGAN BISNIS KERIPIK BUAH


BISNIS KERIPIK BUAH
Mencari buah di Negeri agraris ini sangatlah mudah. Buah hasil alam yang alami tanpa pengawet, sehingga tak dapat disimpan terlalu lama karena bisa busuk. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dan juga untuk meningkatkan nilai jual buah, adalah sangat tepat jika kita menjadikannya sebagai keripik. Misalnya buah pepaya, 1 kg keripik pepaya bisa dihargai Rp.65.000,00. Untuk keripik salah Rp.90.000,00/kg.

Untuk memulainya kita bisa membeli 20 kg pepaya dengan harga Rp.50.000,00 (hitungan max Rp.30.000,00/kg), perlengkapan dan alat-alat masak Rp. 1.000.000 ,00. Maka modal awal yang dibutuhka tidak lebih Rp. 1.100.000 ,00.


Dalam membuat keripik buah, kita harus memiliki mesin penggoreng hampa (vacuum fryer). Karena buah mengandung glukosa tinggi sehingga tidak bisa digoreng menggunakan penggorengan biasa.


Agar produk keripik buah kita dilirik konsumen, tampilan harus menarik, bersih, tidak gosong dan dikemas rapi dalam wadah transparan agar menggiurkan selera calon pembeli. Dalam pemasarannya kita bisa bentuk agen penjualan yang memasarkannya ke toko-toko, warung dll. Atau dengan bekerja sama dengan toko-toko makanan atau restauran serta membuka peluang ekspor jika produk yang kita hasilkan cukup banyak.

Contoh Membuat Proposal Usaha Kecil


Modal merupakan hal yang tentu anda butuhkan bila ingin mendirikan suatu usaha semisal usaha kecil. Bila modal yang anda butuhkan itu kecil, anda mungkin bisa mengatasinya, akan tetapi bila modal yang dibutuhkan itu besar maka anda tidak mampu mengatasinya seorang diri. Adanya pihak investor tentu akan sangat dibutuhkan dalam hal ini, tertunya untuk mengatasi masalah permodalan. Jika memang anda berniat untuk mencari tambahan modal usaha melalui investor, maka hal yang paling penting untuk menunjang masalah tersebut adalah anda harus membuat sebuah proposal usaha dan mengajukannya kepada pihak investor, dengan harapan anda akan mendapatkan bantuan untuk modal usaha. Adapun fungsi proposal usaha adalah untuk memberi gambaran pada pihak investor tentang usaha kecil yang akan atau sedang anda jalankan. Jadi, bila anda ada kendala dalam membuat sebuah proposal yang baik, maka anda harus banyak mencari referensi tentang contoh proposal usaha kecil ke berbagai tempat semisal melalui internet. Bagus tidaknya sebuah proposal usaha tentu akan menentukan mau tidaknya seorang investor untuk menginvestasikan sejumlah uangnya untuk usaha kecil anda.

Contoh Proposal Usaha Kecil

Bila anda sudah yakin ingin bekerja sama dengan investor maka anda harus segera membuat sebuah proposal usaha kecil yang berkualitas. Bila belum pernah membuatnya, berikut ini adalah langkah- langkah membuat contoh proposal usaha dengan mudah.

1. Pendahuluan

Dalam bab ini biasanya menjelaskan tentang latar belakang, visi misi dan tujuan anda mendirikan perusahaan atau usaha kecil anda. Di bab ini anda juga bisa menguraikan secara singkat tentang gambaran usaha yang akan atau sedang anda jalankan.


2. Profil Perusahaan
Jenis usaha
Jelaskan secara singkat tapi jelas tentang jenis usaha yang sedang atau akan anda jalankan. Misalnya anda akan mendirikan usaha kecil bengkel motor, maka uraikan apa yang dimaksud dengan usaha bengkel motor tersebut, sebutkan juga spesifikasi bengkel tersebut, maksudnya apakah hanya untuk merek tertentu atau untuk segala merek motor.

Nama perusahaan
Beritahukan kepada calon investor apa nama perusahaan atau nama usaha anda. Pilih nama yang simple, mudah diingat dan memiliki daya tarik tertentu bagi konsumen.

Lokasi
Jelaskan secara detail di mana lokasi tempat usaha anda. Jika diperlukan, tambahkan gambar/ foto- foto penunjangnya seperti gambar denah lokasi versi google map atau mungkin foto kantor atau tempat usaha anda. Hal ini pastinya menjadi penilaian bagi calon investor. Pemilihan lokasi yang startegis akan meyakinkan calon investor bahwa usaha kecil yang anda jalani memiliki tingkat keberhasilan yang cukup besar.


3. Struktur Organisasi Perusahaan

Jelaskan bagaimana struktur organisasi di perusahaan anda. Namun bila anda mendirikan usaha perorangan, Anda tidak perlu menambahkan bab yang satu ini dalam pembuatan proposal usaha kecil anda.


4. Produk Perusahaan

Jenis produk
Jelaskan kepada calon investor anda tentang produk yang anda hasilkan, baik produk berupa barang maupun jasa. Yakinkan mereka bahwa produk anda benar-benar diminati oleh masyarakat sebagai konsumen karena produk anda memiliki kualitas yang bagus, hal ini akan mempengaruhi penilaian calon investor.

Pembuatan produk
Jika diperlukan, anda bisa jelaskan tentang bagaimana anda menghasilkan produk tersebut. Bila usaha anda memproduksi barang, jelaskan bagaimana barang tersebut dihasilkan. Bila usaha anda bergerak dalam bidang jasa, anda tinggal menjelaskan bagaimana kinerja anda menangani perusahaan atau usaha anda tersebut.

Keunggulan produk
Salah satu hal yang cukup penting untuk menarik minat calon investor adalah keunggulan produk yang anda hasilkan baik berupa barang maupun jasa. Jelaskan keunggulan produk anda bila dibandingkan dengan produk lain di luaran yang sejenis. Bila tidak ada yang diunggulkan, maka calon investor pun tidak akan tertarik pada usaha anda.


5. Target Pasar

Jelaskan kepada calon investor tentang segmen dan target pemasaran dari produk anda. Apakah apaka kalangan menengah kebawah, menengah ke atas, anak-anak, mahasiswa, atau yang lainnya.


6. Promosi dan Pemasaran

Dan agar calon investor tersebut lebih yakin lagi, jelaskan tentang strategi promosi dan pemasaran anda. Karena ini adalah kunci penting yang sangat berpengaruh akan maju tidaknya sebuah usaha sehingga dengan strategi promosi dan pemasaran yang baik tentu akan membuat calon investor merasa ingin untuk bekerja sama dengan anda karena berpikir bahwa usaha keci yang anda jalankan pasti bisa berhasil.

7. Laporan Keuangan
Alokasi dana
Uraikan secara singkat tapi jelas tentang dana atau modal usaha yang anda butuhkan untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil anda.

Perhitungan laba
Buat perhitungan secara realistis seberapa besar kira-kira keuntungan yang bisa didapat dari usaha anda.

Perhitungan bagi hasil
Point ini cukup penting dalam membuat sebuah proposal usaha, jelaskan secara rinci berapa persen keuntungan yang anda tawarkan untuk pemodal atau calon investor tersebut, dan berapa persen yang akan anda dapatkan sebagai pengelola usaha.


8. Penutup

Tulislah kata atau kalimat sopan sebagai penutup proposal usaha kecil yang anda buat.

9. Lampiran
Biodata pemiliki usaha
Lampirkan juga CV (Curriculum Vitae) anda sebagai owner atau pengelola usaha sebagai bahan pertimbangan bagi calon investor anda.

Surat perjanjian atau surat penting lain
Berisi perjanjian dan pasal-pasal tertentu (bila ada) antara anda sebagai pengelola atau pemilik usaha dengan calon investor dan juga lampirkan surat penting lainnya sebagai penunjang seperti mungkin surat- surat yang berhubungan tentang pendirian usaha dan lain- lain.

Usaha Modal Kecil dari Bisnis Tanaman Hias

Usaha Modal Kecil dari Bisnis Tanaman Hias

Berbagai kegiatan yang berhubungan dengan hobi yang kita sukai selalu terasa begitu menyenangkan. Apalagi jika hobi tersebut bisa berlanjut ke jenjang yang lebih serius untuk ditekuni yakni sebagai peluang usaha bagi kita sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang terus mengalir tanpa henti. Semisal kita ambil salah satu contoh usaha modal kecil yakni usaha tanaman hias. Memulai sebuah usaha tanaman hias memang tidak terlepas dari hobi. Banyak wirausahawan yang telah sukses menekuni usaha modal kecil tanaman hias ini karena bermula dari sekedar kegemaran dan kecintaannya terhadap menata dan mengkoleksi aneka jenis tanaman hias. Berbisnis tanaman hias sangat menjanjikan bila ditekuni secara serius. Tapi, terkadang yang menjadi masalah adalah keberanian untuk memulai usaha ini, apa lagi di saat pembeli sedang mulai menurun.

Usaha tanaman hias ini memang salah satu contoh usaha yang bisa dijalankan dengan modal kecil tetapi untuk membangun usaha tanaman hias atau Nursery merupakan usaha yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan, karena ketika memulai hingga dapat benar- benar menghasilkan uang, dibutuhkan waktu minimal 6 bulan. Jadi dalam usaha jenis ini, faktor hobi lebih diutamakan daripada mengejar keuntungan dengan cepat. Kalau anda termasuk orang yang gemar mengutak-utik semua jenis tanaman dan bertangan dingin alias menanam apa saja pasti hidup, berarti anda punya bakat menekuni usaha ini. Apapun yang anda tanam, pasti tumbuh dan hidup dengan subur.

Contoh Usaha Modal Kecil


Sebenarnya Untuk membangun sebuah usaha tanaman hias atau nurseri, diperlukan banyak modal, antara lain : lahan usaha, pot, berbagai jenis tanaman, pupuk dan obat-obatan, dan sumber air, akan tetapi anda bisa menyiasatinya dengan berbagai cara sehingga modal yang anda keluarkan kecil. Semisal untuk masalah lahan, anda bisa menggunakan lahan yang ada dulu disekitar rumah anda, anda manfaatkan semaksimal mungkin setiap jengkal lahan di sekitar rumah anda. Dengan begitu anda tidak perlu buru- buru membeli lahan khusus untuk usaha ini.


A. Memulai Bisnis

Berikut adalah beberapa hal yang harus anda siapkan untuk memulai usaha tanaman hias :
  • Pilih lokasi tempat usaha yang strategis dan agak luas. Jika modal terbatas, anda bisa memulai usaha ini dengan memanfaatkan halaman rumah yang ada atau menyewa lahan di pinggir jalan besar yang ramai.
  • Tentukan jenis- jenis tanaman hias apa saja yang akan anda koleksi untuk dijual, serta perhitungkan dengan matang biaya operasional dalam merawat bibit tanaman hias tersebut, mulai dari obat- obatan, pupuk, sumber air, media tanam seperti tanah atau sekam, dan keperluan lainnya.
  • Terampil merawat tanaman hias dan memahami seluk beluk atau dasar- dasar tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan tanaman hias. Nah, ada salah satu cara merawat atau membudidayakan tanaman hias dengan baik, yaitu memakai media daun bambu dan sekam sebagai media tanam tanaman hias. Daun bambunya pun bukan sembarang daun bambu, tapi daun bambu yang biasa dipakai untuk anyaman. Hal tersebut bermanfaat agar tanaman tidak mudah rontok.
  • Matangkan konsep berpromosi Anda, baik melalui media onlin semisal memanfaatkan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, brosur atau kartu nama, ikut pameran-pameran tanaman hias, iklan-iklan di media cetak atau radio, dan lain-lain.


B. Hambatan Bisnis


Setiap anda merintis sebuah usaha pastilah tidak terlepas dari resiko, kendala dan hambatan. Berikut beberapa kendala atau hambatan yang yang sering di alami para pelaku usaha tanaman hias ini :
  • Tanaman hias anda mati karena kesalahan dalam perawatan atau mungkin terbengkalai atau kurangnya perhatian dikarenakan kesibukan anda yang lain.
  • Pasar pembeli yang sepi akibatnya penjualan pun pasti merosot.
  • Adanya Persaingan ketat antara sesama pengusaha tanaman hias, harga tanaman hias yang fluktuatif, disesuaikan dengan kondisi pasar dan minimnya jumlah bibit yang tersedia pada petani.
  • Keadaan cuaca yang tidak bersahabat, baik musim kering atau panas yang berkepanjangan maupun musim hujan yang tidak mau kompromi.


C. Strategi Bisnis

Berikut adalah beberapa strategi jitu yang dapat anda terapkan untuk meningkatkan usaha modal kecil anda yakni usaha tanaman hias anda.
  • Tingkatkan kualitas perawatan terhadap tanaman hias anda karena semakin baik perawatan yang anda lakukan, semakin bagus pula penampilan tanaman hias tersebut sehingga dapat mendongkrak harga penjualan.
  • Atur dengan rapi lingkungan tempat anda merawat tanaman hias tersebut, jangan terlalu berdesakan atau terlalu rapat karena hal ini akan mempengaruhi kualitas dari tanaman hias tersebut. Jika kualitas tanaman hias terjaga, pembeli pun akan puas dan semakin tertarik untum membeli tanaman hias yang anda rawat.
  • Anda harus sering mengikuti perkembangan informasi tentang tanaman hias dengan membaca majalah khusus tentang tanaman hias dan seluk beluknya, bahkan anda dapat ikut dalam komunitas atau perkumpulan tanaman hias yang disebut Perhimpunan Holtikultura Indonesia.
  • Tingkatkan kualitas pemasarannya semisal sering mencari informasi mengenai pameran- pameran tanaman hias yang kini banyak diselenggarakan. Hal ini dapat menjadi ajang promosi tanaman hias sekaligus menambah wawasan anda mengenai tanaman- tanaman hias yang baru atau yang sedang tren.
  • Berikan layanan antar atau delivery gratis bagi pembeli yang tidak memiliki alat transportasi.
  • Berikan bonus pupuk atau bahan lain kepada pembeli jika membeli suatu jenis tanaman hias tertentu dengan kisaran harga yang wah.

Itulah sedikit ulasan seputar contoh usaha kecil yakni usaha tanaman hias, semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk kesuksesan anda.